Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mendag Dorong Generasi Muda Kembangankan Bisnis Waralaba Lokal Sebagai Peluang Usaha

8 Jumat, 09 Okt 2026, 14:40 WIB | Oleh:
Mendag Dorong Generasi Muda Kembangankan Bisnis Waralaba Lokal Sebagai Peluang Usaha Mendag Dorong Generasi Muda Kembangankan Bisnis Waralaba Lokal Sebagai Peluang Usaha Doc: ANTARA/Shofi Ayudiana
Ket. Menteri Perdagangan Budi Santoso dalam acara Franchise and License Expo di PIK 2 Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (9/10).

TANGERANG - Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong pengembangan bisnis waralaba lokal sebagai salah satu peluang bagi anak muda yang ingin memulai usaha dengan model bisnis dan sistem operasional yang telah tersedia.

“Bagi anak-anak muda yang ingin berbisnis, tapi bingung mau bisnis apa, ya itu model bisnis waralaba. Ikut menjadi waralaba karena template-nya semuanya sudah ada dan kita tinggal menjalankan,” kata Budi dalam acara Franchise and License Expo di PIK 2 Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat.

Menurut Budi, Indonesia telah memiliki beragam produk waralaba lokal yang berpotensi terus dikembangkan, mulai dari usaha bakso hingga berbagai produk kuliner lainnya.

Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dikenal masyarakat karena skala produksi dan pengembangan sejumlah waralaba lokal belum sebesar merek-merek asing.

Budi menilai pengembangan waralaba dapat menjadi kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan bisnis melalui pembukaan cabang.

Selain itu, sistem manajemen yang baik diperlukan agar usaha dapat bertahan dan berkembang dalam jangka panjang.

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan jumlah pemberi waralaba dalam negeri yang memiliki Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW) mencapai 169 entitas.

Pada 2024, industri waralaba nasional membukukan omzet lebih dari Rp143 triliun dan menyerap sekitar 98 ribu tenaga kerja.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga mendorong pelaku usaha lokal untuk memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas, termasuk melalui ekspansi keluar negeri.

Dalam upaya memperkuat akses pasar internasional, Budi menyampaikan Kementerian Perdagangan memiliki 46 kantor perwakilan perdagangan yang tersebar di 33 negara yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung promosi dan pengembangan produk Indonesia.

Pemerintah juga menjalankan program business matching untuk mempertemukan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan calon pembeli dari luar negeri, serta program campuspreneur bersama perguruan tinggi untuk

mendorong lahirnya wirausaha muda dan eksportir baru. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.