Roemah Koffie Hadirkan Kopi dengan Sentuhan Budaya Indonesia di World of Coffee 2025
📅 Kamis, 15 Mei 2025, 18:55 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
JAKARTA – Merek kopi premium Roemah Koffie, berpartisipasi sebagai Platinum Sponsor dalam ajang internasional World of Coffee (WOC) Jakarta, yang berlangsung pada 15 - 17 Mei 2025. Komitmen ini merupakan bagian dari langkah strategis Roemah Koffie untuk memperkenalkan kekayaan rasa, budaya, dan kisah kopi Indonesia kepada dunia.
Sebagai roastery dan kedai kopi (coffee shop) yang berkantor pusat di Gading Serpong, Roemah Koffie memiliki misi untuk menyajikan pelayanan dan produk terbaik bagi para pelanggannya, baik secara business to business (B2B ) maupun business to consumer (B2C). Selain itu, juga memiliki pusat edukasi kopi profesional yang siap mencetak sumber daya manusia terampil di industri kopi.
Sukses Ekspansi Bisnis
Sejak berdiri, Roemah Koffie berekspansi masif dengan membuka jaringan outlet di lokasi-lokasi premium. Setelah sukses membuka outlet pertamanya di Carstensz Mall Gading Serpong, Roemah Koffie membuka tiga outlet baru sekaligus di awal tahun 2025 ini.
Lokasi outlet baru tersebut diantaranya berada di S8 Tower Gading Serpong, Puri Indah Mall 2 Jakarta Barat, dan Gunawarman Jakarta Selatan. Tak sampai di situ, Roemah Koffie juga masih akan membuka outlet baru di PIK 2 pada pertengahan tahun.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ekspansi bisnis kami merupakan langkah awal untuk membawa kopi Indonesia dikenal oleh masyarakat internasional, dan tentunya partisipasi di WOC 2025 ini mengokohkan posisi kami sebagai duta kopi yang tak hanya menghadirkan rasa autentik tetapi juga memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia,” ujar CEO Roemah Koffie Felix TJ, dalam acara grand launching produk terbaru Roemah Koffie di ajang World of Coffee Jakarta 2025 pada hari Kamis (15/5).
Tandai Era Baru Kopi Lokal Premium
Di WOC Jakarta 2025, Roemah Koffie memperkenalkan inovasi produk terbaru bernama Koffie Tins, sebuah nama produk biji kopi premium dan autentik dalam kemasan kaleng eksklusif. Produk dengan sentuhan budaya lokal pada setiap varian ini dipasarkan sebagai bagian dari upayanya untuk membawa budaya Indonesia ke dunia internasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seremoni perilisan Koffie Tins dilakukan oleh jajaran manajemen Roemah Koffie serta sejumlah diplomat Indonesia. Setiap varian diberi nama lagu-lagu daerah Indonesia. Tiga varian pertama yang akan diluncurkan adalah Rambadia, Anak Daro, dan Tondiku, yang semuanya menghadirkan keautentikan rasa kopi dari Sumatra.
Rambadia mengusung semangat kebersamaan, kesejahteraan, dan harmoni dalam kehidupan. Anak Daro mengangkat kisah legendaris dari Minangkabau. Narasinya menggambarkan rasa manis dan hangatnya sebuah kasih sayang.
Tondiku menampilkan kekayaan alam dan tradisi dari tanah Batak. Seperti aromanya, varian ini memberikan nuansa kehangatan dalam keluarga serta gambaran keharmonisan kehidupan masyarakatnya.
Felix mengungkapkan, Rambadia, menjadi produk yang menginspirasi kampanye utama Roemah Koffie. Nama ini berasal dari lagu daerah masyarakat Batak yang menjadi representasi nilai harmoni, persatuan, kebersamaan, keterhubungan antar manusia, dan kesejahteraan.
“Sedangkan, secara harfiah, lagu ini mengisahkan perkenalan antara dua orang Batak, yang kemudian saling bertegur sapa dan menjalin keakraban,” papar Felix.
Namun demikian diakui Felix, Kopi Rambadia masih menggunakan biji kopi premium yang berasal dari dataran tinggi Kabupaten Bener Meriah, Gayo, Aceh, bukan berasal dari wilayah Sumatera Utara seperti asal lagu tersebut karena keterbatasan. Ia berjanji ke depan akan menggunakan kopi yang berasal dari provinsi tersebut seperti kopi Sidikalang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!