Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Jayawijaya Mendorong Pembentukan Perda Perlindungan Kawasan Hutan

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 19:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayawijaya Mendorong Pembentukan Perda Perlindungan Kawasan Hutan Doc: ANTARA
Ket. Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, ketika diwawancarai wartawan di Wamena.  

WAMENA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong pembentukan peraturan daerah (perda) tentang kawasan perlindungan hutan di daerah setempat pada tahun 2025, seiring masih maraknya penebangan liar yang dilakukan oleh masyarakat di kawasan hutan sehingga memicu banjir bandang.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, saat dihubungi di Wamena, Selasa (13/5), mengatakan kawasan hutan di Lembah Baliem harus dijaga dengan baik, karena mempengaruhi jumlah air yang turun ke beberapa sungai, diantaranya Sungai Baliem.

“Saat ini masyarakat masih melakukan aktivitas penebangan liar di hutan-hutan di daerah ini, sehingga menyebabkan banjir yang tidak dapat dibendung,” katanya.

Menurut dia, situasi ini harus segera diambil langkah cepat dalam penanganan kawasan hutan di Kabupaten Jayawijaya supaya masyarakat tidak lagi melakukan aktivitas penebangan liar.

“Kami sudah minta kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk membuat payung hukum untuk mencegah praktik penebangan liar di kawasan hutan Jayawijaya,” ujarnya.

Dia menjelaskan Kabupaten Jayawijaya tidak pernah alami musibah parah seperti yang saat ini dialami. Oleh sebab itu dibutuhkan kesadaran oleh seluruh masyarakat untuk sama-sama menjaga daerah ini.

“Dulu itu tidak pernah terjadi musibah banjir seperti saat ini, musibah ini sangat parah sekali, sehingga membutuhkan kesadaran yang tinggi untuk menjaga kawasan hutan dengan tidak melakukan penebangan secara aktif,” katanya.

Dia menambahkan normalisasi sungai akan dilakukan setelah musibah banjir selesai dan ketika memasuki musim panas.

“Normalisasi akan dilakukan setelah cuaca panas, supaya pekerjaan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran sehingga pencegahan banjir sejak dini dapat dilakukan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.