Okupansi Tembus 104 Persen, Bukti Kereta Masih Jadi Primadona Liburan!
📅 Selasa, 13 Mei 2025, 19:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas KAI
JAKARTA - Kereta api sangat penting dalam transportasi di Indonesia karena berperan dalam menghubungkan berbagai wilayah, mengurangi kemacetan, mendukung pertumbuhan ekonomi, dan menyediakan transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan.
Dengan adanya pengembangan infrastruktur perkeretaapian, diharapkan kereta api dapat semakin berperan dalam mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
PT Kereta Api Indonesia/ KAI (Persero) mencatat tingkat keterisian (okupansi) kereta api mencapai 104 persen saat arus balik libur Waisak 2025, menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi tersebut saat hari libur.
"Hingga Selasa (13/5) pukul 09.00 WIB, data sementara menunjukkan penjualan tiket KA Jarak Jauh dan KA Lokal menembus 104 persen dari kapasitas," kata Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan di Jakarta, Selasa (31/5).
Menurutnya, hal itu mengindikasikan moda kereta api tetap jadi primadona masyarakat untuk mobilitas antardaerah. Apalagi pihaknya mencatat terjadi lonjakan signifikan dalam arus balik libur Waisak dan cuti bersama 9-14 Mei 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyebutkan tiket KA Jarak Jauh sudah terjual 860.122 dari kapasitas 829.088 kursi. Sementara KA Lokal mencatat penjualan 163.248 tiket dari 156.270 kursi.
"Lonjakan itu mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api," ujarnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan puncak arus balik terjadi pada Sabtu, 10 Mei 2025, dengan 207.571 pelanggan, angka tertinggi selama libur panjang.
Sebaiknya Anda baca juga:
KAI memastikan tetap mengedepankan keselamatan dan kenyamanan, termasuk dengan menambah rangkaian, tenaga operasional, serta layanan di stasiun.
Ia merinci volume harian pengguna selama periode libur Waisak dan cuti bersama pertama pada Jumat (9/5) tercatat 190.477 pengguna dari kapasitas 163.560 kursi yang disiapkan (okupansi 116 persen); Sabtu (10/5) tercatat 207.571 pelanggan dari 166.975 kursi (okupansi 124 persen).
Lalu, Minggu (11/5) tercatat 177.724 pengguna dari 167.597 kursi (okupansi 106 persen); Senin (12/5) 201.198 pelanggan dari 167.441 kursi (okupansi 120 persen).
"Lalu Selasa, (13/5) 172.503 pelanggan dari 167.492 kursi (okupansi 103 persen), namun data ini dinamis. Kemudian Rabu, 14 Mei tercatat (akan ada) 73.777 pengguna dari 152.293 kursi (okupansi 48 persen), data ini juga dinamis," ujarnya lagi.
Secara keseluruhan, kata Anne, rata-rata okupansi selama periode libur berada di atas 100 persen yang menjadi indikator penting efektivitas pola angkutan libur dan perencanaan kapasitas.
Anne menuturkan destinasi seperti Yogyakarta, Banyuwangi, Bandung, dan Surabaya mencatat peningkatan tajam. Hal itu turut mendongkrak aktivitas wisata dan ekonomi lokal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!