Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gila Ramainya! Bromo Dibanjiri Ribuan Wisatawan Saat Long Weekend!

📅 Selasa, 13 Mei 2025, 20:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gila Ramainya! Bromo Dibanjiri Ribuan Wisatawan Saat Long Weekend! Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Arsip Foto - Sejumlah wisatawan menikmati suasana di kawasan Lautan Pasir di Gunung Bromo, Jawa Timur.

MALANG - Wisatawan yang datang ke Bromo memberikan pendapatan bagi masyarakat sekitar melalui berbagai usaha seperti akomodasi, transportasi, kuliner, dan souvenir. Keberadaan kawasan wisata Bromo menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat, baik langsung maupun tidak langsung. 

Gunung Bromo menawarkan pengalaman wisata yang unik dengan pemandangan kaldera, lautan pasir, dan matahari terbit yang menakjubkan. Pariwisata Bromo dapat menjadi pemicu pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan, pengembangan usaha, dan peningkatan kesadaran lingkungan. 

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat sebanyak 21.791 wisatawan telah berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo selama momen libur panjang Hari Raya Waisak 2025.

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani, di Kota Malang, Jawa Timur, mengatakan 21 ribu lebih wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo merupakan akumulasi jumlah kunjungan mulai Sabtu (10/5) hingga hari ini.

"Untuk jumlah kunjungan wisatawan Gunung Bromo, pada 10 Mei 2025 4.332 orang dan 11 Mei 2025 8.115 orang. Kemudian, pada 12 Mei 2025 terdapat 6.796 orang serta hari sore ini 2.548 orang," kata Septi.

Dari total 21.791 pengunjung, wisatawan nusantara masih mendominasi dengan jumlah mencapai 21.037 orang. Sedangkan, wisatawan mancanegara sebanyak 754 orang.

Septi menyatakan bahwa puncak kunjungan ke Gunung Bromo telah terjadi pada Minggu (11/5), dengan jumlah wisatawan mencapai 8.115 orang. Rinciannya, 7.880 wisatawan nusantara dan 235 wisatawan mancanegara.

"Puncak kunjungan hari Minggu, dominasi WNI," ujarnya pula.

Septi menambahkan, meski kunjungan wisatawan terbilang padat tetapi tidak ditemukan antrean maupun kemacetan di masing-masing pintu masuk kawasan Gunung Semeru.

"Pengunjung tampaknya sudah memahami sistem booking online yang kami terapkan dan ini efektif mengurai antrean di pintu masuk Bromo," kata dia lagi.

Dia mengimbau kepada wisatawan supaya turut serta menjaga kelestarian lingkungan Gunung Bromo yang merupakan area konservasi.

"Mohon tidak membuang sampah sembarangan, pastikan untuk menyimpan sampah dan membuangnya di tempat yang telah ditentukan," katanya pula.

Pranata Humas Balai Besar TNBTS Endrip Wahyutama menjelaskan apabila ada rombongan pengunjung di dalam satu jip wisata belum membeli tiket kunjungan akan langsung diarahkan menuju Rest Area Cemorolawang.

Hal itu juga berlaku apabila jumlah pengunjung di dalam satu jip wisata tidak sesuai dengan yang didaftarkan di laman bromotenggersemeru.id.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Buruan War Tiket Kereta Api, Ada Potongan 30 Persen

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Buruan War Tiket Kereta Api...
Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...
Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...
Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.