Perayaan Waisak, Umat Buddha Doakan Kelancaran Pembangunan IKN

Senin, 12 Mei 2025, 10:36 WIB

SAMARINDA – Pada hari raya Waisak diwarnai doa umat Buddha di berbagai tempat. Di Samarinda, umat Buddha memanjatkan doa secara khidmat untuk kedamaian bangsa dan kelancaran transisi daerah setempat sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Kebetulan Waisak tahun ini mengusung tema peningkatan pengendalian diri dan kebijaksanaan untuk mewujudkan perdamaian dunia. Kita harus memiliki pengendalian diri yang kuat untuk membina kehidupan batin yang sehat dan damai," ujar Ketua Buddhist Centre Samarinda, Kaltim Pandita Hendri Suwito di Samarinda, Senin.

Ket. Foto: Buddha — Sumber: ist

Ia menekankan pentingnya kebijaksanaan, yang bukan sekadar pengetahuan, akan tetapi juga kemampuan memahami kehidupan secara mendalam.

Hendri menjelaskan di dalam kebijaksanaan terkandung welas asih, ampunan, dan cinta kasih, yang menjadi landasan terwujud perdamaian. "Dari sanalah perdamaian itu dapat nyata terwujud," katanya.

Selain fokus pada kedamaian, umat Buddha di Kaltim juga mendoakan kelancaran proses transisi dan pembangunan IKN. Ia mengatakan IKN simbol peradaban yang perlu terus didukung dengan pesan dan berita positif, tidak hanya bagi masyarakat Indonesia tetapi juga seluruh dunia.

"Pada akhirnya nanti akan melihat Indonesia itu ke depan menjadi bangsa yang besar, bangsa yang berdaulat dan bermartabat," katanya. Rangkaian perayaan Waisak di Kaltim diisi dengan berbagai kegiatan spiritual dan sosial.

Hendri menjelaskan bahwa inti perayaan Waisak adalah kegiatan spiritual. Namun, berbagai wihara yang tergabung dalam Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Kaltim juga telah melaksanakan kegiatan seni dan kebudayaan, seperti Wonderful Vesak 2025 diadakan di Big Mall Samarinda pada 9-11 Mei 2025.

Secara internal, umat Buddha juga melaksanakan tradisi pradaksina, yaitu mengelilingi wihara sambil merenungkan dharma. Selain itu, telah dilaksanakan kegiatan bakti sosial, bantuan kemanusiaan, termasuk donor darah, di Buddhist Centre Samarinda yang berhasil mengumpulkan sekitar 250 kantong darah untuk disumbangkan kepada PMI. Puncak perayaan Waisak di Buddhist Centre Samarinda dilaksanakan pada Senin, pukul 19.00 WITA, dengan Puja Bhakti Waisak. "Semoga semua makhluk hidup berbahagia," demikian  Hendri.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.