Napoli Gagal Menang, Inter Kembali Hidupkan Harapan Scudetto
📅 Senin, 12 Mei 2025, 09:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
NAPLES – Peluang Napoli untuk merebut gelar Serie A kedua dalam tiga musim terakhir kembali terganjal. Bertanding di hadapan publik sendiri di Stadio Diego Armando Maradona, Senin (12/5) dini hari WIB, Partenopei harus puas bermain imbang 2-2 melawan Genoa. Hasil itu membuat rival terdekat, Inter Milan, kini hanya tertinggal satu poin setelah meraih kemenangan penting 2-0 di markas Torino.
Napoli sejatinya hanya butuh dua kemenangan lagi untuk mengunci Scudetto. Namun hasil imbang kontra Genoa membuat tekanan semakin berat. Pelatih Antonio Conte pun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.
“Mereka hanya punya dua tembakan tepat sasaran dan mencetak dua gol. Hal-hal seperti ini bisa terjadi,” ujar Conte kepada DAZN dengan wajah kesal. “Kami punya 11 tembakan ke gawang, mendominasi permainan. Tapi ini Serie A, di mana hal-hal kecil bisa menentukan.”
Conte menyesalkan hasil ini mengingat performa timnya cukup solid. Dua gol Napoli dicetak oleh Romelu Lukaku di menit ke-15 dan Giacomo Raspadori di menit ke-64. Gol Raspadori lahir dari aksi individu brilian usai menerima umpan Scott McTominay, yang juga menjadi kreator gol pembuka Lukaku.
Namun Genoa tak menyerah begitu saja. Mereka menyamakan kedudukan di menit ke-32 lewat gol bunuh diri kiper Napoli Alex Meret yang tak sengaja membelokkan sundulan Honest Ahanor ke dalam gawangnya. Di penghujung laga, Johan Vasquez menjadi pahlawan Genoa lewat sundulan kerasnya yang memaksa hasil imbang 2-2.
Sebaiknya Anda baca juga:
Conte juga harus menerima kenyataan pahit karena gelandang andalannya, Stanislav Lobotka, kembali cedera setelah dipaksakan bermain meski belum pulih sepenuhnya dari cedera pergelangan kaki.
Sementara di Turin, Inter tampil efektif meski hanya membawa dua kemenangan tandang dalam delapan laga terakhir. Di tengah guyuran hujan deras yang sempat menghentikan pertandingan, Nerazzurri tetap tampil tangguh dan menang berkat gol Nicola Zalewski dan penalti Kristjan Asllani.
“Semua di luar kendali kami. Tugas kami hanya terus menang dan berharap,” ujar pelatih Inter Simone Inzaghi. “Kami butuh waktu rehat setelah jadwal yang padat.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Inter melakukan sembilan pergantian pemain dari skuat yang mengalahkan Barcelona di semifinal Liga Champions tengah pekan lalu. Meski demikian, mereka langsung unggul lewat aksi Zalewski di menit ke-14. Laga sempat terhenti saat ada suporter Torino yang jatuh dari tribun, kemudian kembali tertunda karena hujan deras yang membuat lapangan tak bisa dimainkan.
Setelah jeda lebih dari 30 menit, babak kedua dilanjutkan. Tak lama berselang, Asllani mengeksekusi penalti dengan tenang setelah Mehdi Taremi dijatuhkan kiper Torino Vanja Milinkovic-Savic. Itu menjadi gol kedua Asllani dari titik putih dalam dua pekan terakhir, sekaligus memastikan tiga poin krusial bagi Inter.
Bagi Torino, ini menjadi kekalahan kandang pertama di tahun 2025 dan pukulan telak bagi ambisi mereka menembus zona Eropa.
Di laga lain, Hellas Verona membuka peluang bertahan di Serie A usai menahan Lecce 1-1. Tambahan satu poin membawa Verona menjauh lima angka dari zona degradasi, menjelang dua laga pamungkas musim ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!