Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lapak Pedagang Pasar Mojoduwur Jombang Terbakar

📅 Jumat, 09 Mei 2025, 22:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Lapak Pedagang Pasar Mojoduwur Jombang Terbakar Doc: ANTARA
Ket. Petugas pemadam kebakaran berusaha keras memadamkan api yang melanda di Pasar Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (9/5/2025) petang.

JOMBANG – Musibah kebakaran melanda lapak pedagang di Pasar Mojoduwur Jombang yang merupakan pasar tradisional di Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Salah seorang relawan di Jombang, Rohman Rokhim mengatakan kebakaran diketahui dari warga yang tiba-tiba mendapati asap mengepul dari pasar tersebut. Warga mengecek dan mendapati api sudah berkobar.

"Ada informasi kebakaran dan kami ke lokasi. Tahunya api besar mulai ke lapak gerabah, makanan dan seterusnya toko pakaian," katanya di Jombang, Jumat(09/5)petang.

Ia dengan relawan lainnya yang datang ke lokasi langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak berapa lama, petugas datang dan langsung melakukan pemadaman.

Warga dan para pedagang yang punya barang di pasar tersebut langsung panik dan masuk ke pasar, mengamankan barang jualan mereka. Mereka juga secepatnya membawa barang keluar dari pasar, berharap barang jualan mereka tidak ikut terbakar.

Pihaknya juga belum tahu pasti titik awal kebakaran itu terjadi, namun dari informasi yang diterimanya api diduga muncul dari lapak bagian tengah, lokasi warga yang jualan bahan pokok dan pakaian.

Beberapa lapak pedagang beserta isinya banyak yang hangus terbakar. Sejumlah pedagang lain yang sempat nekat masuk ke pasar bisa membawa barang jualannya kendati seadanya.

Ia pun juga belum tahu penyebab musibah tersebut, namun diduga karena masalah arus pendek. Terjadi korsleting listrik sehingga memicu api dan ditambah dengan barang-barang yang mudah terbakar di dalam pasar.

"Mungkin korsleting. Mulai gerabah, makanan dan seterusnya toko pakaian. Untuk gerabah dan makanan habis," kata dia.

Sementara itu, para pedagang membawa barang-barang jualannya ke luar pasar. Mereka mengantisipasi kerugian yang bisa jadi diderita lebih besar akibat kebakaran tersebut.

Hingga kini, proses pemadaman terus dilakukan yang dilanjutkan dengan proses pendinginan. Tim pemadam kebakaran juga berkali-kali datang, memastikan bahwa api berhasil dipadamkan. Pendinginan dilakukan agar bara api tidak kembali berkobar.

Warga dan pedagang diminta untuk menjauh dari lokasi, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi termasuk jatuhnya korban.

Polisi pun juga ke lokasi membantu menjaga ketertiban di sekitar lokasi kebakaran. Petugas pun juga belum mengetahui dengan pasti kerugian akibat kejadian kebakaran tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.