Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

28 Warga Badui Digigit Ular Berbisa, 2 Orang Dilaporkan Meninggal

25 Jumat, 09 Mei 2025, 15:13 WIB | Oleh:
28 Warga Badui Digigit Ular Berbisa, 2 Orang Dilaporkan Meninggal 28 Warga Badui Digigit Ular Berbisa, 2 Orang Dilaporkan Meninggal Doc: ANTARA/HO-SRI
Ket. Warga Badui di pedalaman Kabupaten Lebak menggotong korban gigitan ular berbisa hingga meninggal dunia.

LEBAK - Sebanyak 28 warga suku Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menjadi korban gigitan ular berbisa jenis ular tanah dan dua dilaporkan meninggal dunia.

Ketua Sahabat Relawan Indonesia (SRI) Muhammad Arif Kirdiat di Lebak, Jumat (9/5), mengatakan selama ini kasus gigitan ular tanah yang mematikan itu cukup menonjol bagi warga Badui ketika membuka lahan pertanian ladang.

Sebab masyarakat Badui yang sehari-hari berada di kawasan hutan dan dipastikan setiap bulan menjadi korban gigitan binatang melata itu. Oleh karena itu pihaknya kini mengoptimalkan edukasi pencegahan kasus gigitan ular berbisa kepada masyarakat Badui.

Kegiatan edukasi itu dengan dua strategi yakni pertama pencegahan gigitan ular ketika berada di kawasan hutan saat membuka pertanian ladang. Kedua, edukasi usai korban gigitan ular dengan ditangani secara medis agar tidak menimbulkan korban jiwa, karena penyembuhannya tidak ampuh dengan cara jampi-jampi.

Selain itu juga pihaknya akan mendatangkan serum anti bisa ular dari Thailand, sebab di negara itu produksi serum terbesar di dunia.

Sedangkan serum obat anti ular di Indonesia hanya diproduksi PT Bio Farma Bandung relatif terbatas, sehingga kerapkali terjadi kelangkaan obat penangkal serum itu.

"Kami berharap dengan mendatangkan serum anti bisa ular dari Thailand bisa terpenuhi," kata Arif.

Sementara itu Kepala Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Djaro Oom mengatakan pihaknya berharap Gubernur Banten Andra Soni dapat memenuhi permintaan obat anti-bisa ular untuk masyarakat Badui. Selama ini kasus gigitan ular Badui cukup tinggi, terutama saat membuka lahan pertanian.

"Kami berharap obat anti bisa ular dipenuhi di puskesmas setempat," kata Djaro Oom saat perayaan Seba bersama Gubernur Banten. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.