Jago Digital Tapi Bokek? Ini Kesalahan Fatal yang Sering Terjadi!

Kamis, 08 Mei 2025, 08:56 WIB

JAKARTA — Kecakapan digital yang dimiliki masyarakat harus diimbangi dengan kecerdasan finansial. Sebab, kecerdasan finansial atau literasi keuangan merupakan essential life skill yang harus dimiliki oleh setiap individu termasuk generasi muda.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyatakan dengan memiliki essential life skill tersebut, maka masyarakat dapat mengelola keuangan dengan bijak, memahami risiko digital, serta turut menyebarluaskan literasi keuangan di lingkungannya. 

Ket. Foto: OJK mendorong literasi keuangan digital untuk Anak Muda. — Sumber: Istimewa.

Karenanya, Friderica menegaskan peningkatan edukasi keuangan sangat penting bagi masyarakat, termasuk generasi muda untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan melindungi konsumen.

“Bentuk pelindungan konsumen yang paling utama adalah memberikan edukasi kepada masyarakat, karena kalau masyarakat teredukasi, terliterasi, mereka bisa melindungi dirinya sendiri,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima, di Jakarta, Rabu (7/5).

Selain itu, Friderica menekankan pentingnya literasi keuangan termasuk perencanaan keuangan, dan berharap agar generasi muda mampu mengelola penghasilan yang didapat ketika bekerja nantinya dengan baik, sehingga dapat memenuhi tujuan keuangan di masa mendatang.

OJK menyampaikan, upaya peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda menjadi salah satu prioritas sasaran literasi keuangan masyarakat yang tertuang dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) tahun 2021-2025.

Bangun Kesadaran

Kegiatan edukasi keuangan menjadi bentuk komitmen OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan generasi muda di tengah tantangan era digital yang marak dengan kasus kejahatan keuangan digital serta pencurian data pribadi. Generasi muda diharapkan memiliki ketangguhan digital, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan.

Sementara itu, Rektor Universitas Brawijaya Prof Widodo berharap kegiatan edukasi keuangan dapat menjadi awal kebangkitan ekonomi Indonesia, yang dimulai dari kegiatan membangun literasi keuangan dan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan, mitigasi risiko finansial, serta penggunaan teknologi keuangan secara aman dan produktif.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.