Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Fokus Jadi Produser dan Dalami Peran, Chelsea Islan Akui Hiatus dari Dunia Film

📅 Rabu, 07 Mei 2025, 20:02 WIB | Oleh:
Fokus Jadi Produser dan Dalami Peran, Chelsea Islan Akui Hiatus dari Dunia Film Doc: ANTARA/ Sinta Ambar
Ket. Chelsea Islan saat ditemui usai konferensi pers bertajuk “Delegasi Indonesia ke Marche Du Film, Cannes 2025” yang digelar di Jakarta, Selasa (6/5).

JAKARTA - Aktris Chelsea Islan mengungkapkan ia sempat menghilang (hiatus) dari dunia film dalam beberapa waktu belakangan karena fokus mendalami profesi sebagai produser sekaligus berakting dalam film Rose Pandanwangi.

“Sebenarnya dua tahun hiatus setelah Tira Bumi Langit itu aku memang menghilang karena mempersiapkan project ini. Aku memang ingin sekali serius dalam project ini,” kata Chelsea di Jakarta, Selasa (6/5).

Terbiasa menjadi pemeran, namun kini Chelsea menjajal menjadi produser dalam film biopik Rose Pandanwangi, selain menjadi produser, ia juga memerankan tokoh utama yakni penyanyi seriosa.

Pasalnya menyanyi seriosa merupakan hal berbeda yang belum pernah dilakukan, namun di sisi lain demi keberhasilan memerankan tokoh itu, ia pun mengungkapkan pada November proses syuting akan dimulai.

Dalam mendalami peran penyanyi seriosa asal Makassar ini, Chelsea mengakui telah bertemu dengan sosok Rose serta memohon izin untuk menjadikan kisah Rose sebagai film.

Film ini tengah dalam proses pra produksi, rencananya film yang kental akan seni dan budaya ini bakal diborong ke Marche du Film, Cannes, Prancis yang difasilitasi oleh Kementerian Kebudayaan dengan harapan dapat menggandeng investor asing untuk berinvestasi dalam film ini.

“Baru dimulai bulan Juni (persiapan film) karena mau fokus ke Marche du Film dulu untuk produser networknya bagaimana nanti kita bisa berjejaring dan siapa tahu ada investor dari luar negeri yang ingin invest di film kita,” katanya.

Adapun beberapa film Indonesia yang akan unjuk gigi dalam Marche du Film, Cannes di antaranya adalah Pangku, Monster Pabrik Rambut, Jumbo, The Mourning Journey, Ikatan Darah, dan Timur.

Indonesia menunjukkan eksistensi di panggung sinema internasional Cannes Film Festival melalui Paviliun Indonesia di Marche Du Film sebagai pasar film terbesar di dunia, yang dapat dimanfaatkan para delegasi Indonesia untuk berjejaring dan membuka peluang kolaborasi strategis untuk kemajuan industri film tanah air. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.