Wabup Belitung Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Maras Taun sebagai Warisan Adat dan Budaya
📅 Senin, 05 Mei 2025, 17:21 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Apriliansyah
TANJUNG PANDAN - Wakil Bupati Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syamsir mengajak masyarakat terus melestarikan tradisi Maras Taun sebagai warisan adat dan budaya di daerah itu.
"Maras Taun ini harus terus kita lestarikan sebagai keanekaragaman serta warisan budaya dan tradisi yang diturunkan secara turun temurun sejak dulu," katanya di Tanjungpandan, Senin (5/5).
Hal ini disampaikan Wakil Bupati Belitung Syamsir usai menghadiri kegiatan Maras Taun di Desa Kembiri, Kecamatan Membalong.
Ia mengatakan, Maras Taun merupakan tradisi yang diselenggarakan oleh masyarakat di Belitung usai menggelar panen raya padi di ladang sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.
"Maras Taun ini adalah identitas lokal kearifan daerah," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Syamsir mengajak makna yang tersirat dalam pelaksanaan ritual Maras Taun harus terus dikobarkan dalam jiwa.
"Sekaligus sebagai rasa bangga dan kecintaan kita terhadap tradisi leluhur yang diwariskan sejak dahulu," katanya.
Dirinya mendorong agar perayaan tradisi Maras Taun dapat dikemas sebagai agenda pariwisata tidak sebagai agenda rutin saja.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Maras Taun harus kita tampilkan dan suguhkan yang berbeda lebih meriah dan semarak bukan hanya sebatas acara seremonial semata," katanya.
Syamsir berkeyakinan, ritual Maras Taun menjadi daya jual untuk promosi pariwisata di daerah itu.
"Ini merupakan aset adat budaya daerah yang harus dijaga kelestarian sehingga dapat menjadi daya tarik pariwisata atau simbol budaya untuk menunjang simbol kepariwisataan," ujarnya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!