Puncak Lawang, Keanggunan Danau dan Gunung dari Ketinggian
📅 Jumat, 02 Mei 2025, 06:10 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Dinas Pariwisata Sumbar
Seperti umumnya kabupaten di Sumatera Barat, Agam memiliki pesona alam yang mengagumkan. Salah satu tempat untuk menikmati bentang alam kabupaten ini adalah Puncak Lawang.
Kabupaten Agam merupakan wilayah yang membentang dari barat hingga ke timur. Di ujung barat daratannya berupa pantai yang membentang sepanjang 43 kilometer (km), yang menjadi tempat bagi wisatawan untuk merasakan pesona bahari di tempat ini.
Pantai di pesisir Agam meski menghadap samudera ombak pantai cukup bersahabat. Hal ini kemungkinan karena tertutup oleh pulau-pulau di ada depannya seperti Pulau Tanah Bala, Siberut, Pini dan lainnya.
Di bagian timur alamnya berupa pegunungan dengan puncaknya adalah Gunung Marapi dengan ketinggian 2.891meter di atas permukaan laut (mdpl) dan Gunung Singgalang dengan ketinggian 2,877 mdpl. Gunung Merapi termasuk yang paling aktif di pulau Sumatera, selain Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Di tengah Kabupaten Agam terdapat Danau Maninjau yang menjadi ikon wisata kabupaten ini. Danau ini ini merupakan kaldera yang terbentuk oleh letusan gunung berapi yang meletus pada 52.000 tahun yang lalu. Luasnya yang mencapai 99,5 kilometer persegi menjadikan salah satu danau terluas di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tidak jauh dari Danau Maninjau tepatnya ke arah timur danau ini terdapat puncak dengan pemandangan yang menawan yaitu Puncak Lawang. Destinasi ini berupa pemandangan alam yang spektakuler, suhu sejuk, dan udara segar.
Desa Wisata Lawang, yang terletak di Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia. Jaraknya 13,8 dari Simpang Empat Danau Maninjau dengan waktu tempuh sekitar 37 menit.
Ketinggian perairan Danau Maninjau hanya 460 mdpl. Sedangkan ketinggian Puncak Lawang tertinggi 1.210 mdpl. Oleh karenanya untuk mencapai ke sana harus mendaki pegunungan dengan kemiringan yang cukup tajam.
Sebaiknya Anda baca juga:
Untuk mencapai Puncak Lawang perlu melewati jalan yang berkelok-kelok yang menjadi bonus selama perjalanan. Jumlahnya jika dihitung mencapai 44 buah sehingga sering disebut dengan Kelok 44 Maninjau. Jarak dari kelok terakhir ini hingga Puncak Lawang hanya 8 km dengan waktu tempuh 21 menit.
Selama perjalanan jangan langsung Puncak Lawang. Di perjalanan terutama di Kelok 32 terdapat pemandangan epik berupa rumah gadang dengan latar belakang Danau Maninjau. Puncak-puncak kaldera yang mengeliling danau seolah bercermin di airnya yang jernih.
Dari sini perjalanan masih berlanjut. Seperti sebelumnya perjalanan melewati jalan yang agak sempit namun mulus. Setelah beberapa saat akan disambut oleh pintu gerbang bertuliskan Puncak Lawang.
Puncak Lawang terdiri dari Puncak Lawang yang terkenal sebagai lokasi paralayang dengan ketinggian yang menjadikannya salah satu yang tertinggi di Asia Tenggara. Puncak ini pernah menjadi tempat kejuaraan paralayang.
Lawang Park berupa taman wisata yang menawarkan pemandangan alam yang indah dan cocok untuk bersantai. Soul Puncak Lawang berupa destinasi wisata yang menggabungkan keindahan alam dengan fasilitas modern.
Sedangkan Green View merupakan tempat yang menawarkan pemandangan hijau berupa hutan lebar yang menenangkan. Tigo Baleh Nan Basa adalah area wisata yang menampilkan budaya dan tradisi lokal masyarakat Lawang yang merupakan masyarakat adat setempat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!