Inter Bisa Ambil Keuntungan Leg Kedua
📅 Jumat, 02 Mei 2025, 07:03 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Josep LAGO / AFP
BARCELONA - Barcelona dan Inter Milan menyajikan laga penuh drama yang berakhir imbang 3-3 pada leg pertama semifinal Liga Champions di Stadion Olimpic Lluis Companys, Kamis (1/5) dini hari WIB. Pertandingan yang memikat sejak menit pertama itu menyimpan banyak cerita: gol cepat, aksi solo memukau, hingga gol bunuh diri yang menambah ketegangan menuju leg kedua.
Di leg kedua, Inter Milan bisa mengambil untung sebagai tuan rumah untuk menumbangkan Barcelona. Dalam laga pertama, Inter datang dengan modal tiga kekalahan beruntun di liga domestik, tapi justru menggebrak sejak peluit awal.
Baru 30 detik laga berjalan, Marcus Thuram mencetak gol tercepat dalam sejarah semifinal Liga Champions. Umpan mendatar Denzel Dumfries disambut backheel cerdik Thuram, memanfaatkan terpelesetnya Inigo Martinez. Keunggulan cepat tak membuat tim asuhan Simone Inzaghi mengendur.
Menit ke-18, mereka menggandakan skor lewat gol akrobatik Dumfries. Bola hasil sundulan Acerbi dari sepak pojok langsung disambar Dumfries yang meloncat dan mengirim bola masuk ke pojok atas gawang. Namun, Barcelona yang tengah memburu quadruple musim ini tak tinggal diam.
Di tengah tekanan dan sorotan, bintang remaja Lamine Yamal kembali menunjukkan magisnya. Menit ke-21, pemain berusia 17 tahun itu melakukan solo run dari sisi kanan, melewati Henrikh Mkhitaryan, menusuk ke kotak penalti, dan melepas tembakan kaki kiri yang membentur tiang sebelum masuk ke gawang Yann Sommer.
Sebaiknya Anda baca juga:
Gol itu menjadikan Yamal pemain termuda yang mencetak gol di semifinal Liga Champions. Sebuah penampilan yang mengundang pujian bahkan dari kubu lawan. “Yamal adalah fenomena yang hanya lahir setiap 50 tahun,” ujar Inzaghi.
Barca semakin panas. Menit ke-38, umpan lambung Pedri ke tiang jauh disundul Raphinha ke tengah, disambut Ferran Torres yang menyontek bola dari jarak dekat. Skor 2-2 menutup babak pertama yang penuh intensitas. Sayangnya, Blaugrana harus kehilangan Jules Kounde yang mengalami cedera. Sedangkan Inter juga ditinggal kapten mereka Lautaro Martinez yang mengalami masalah serupa.
Babak kedua dimulai dengan tempo yang lebih terkendali. Tapi justru Inter kembali membuat kejutan. Menit ke-58, Dumfries kembali menciptakan ancaman dari sepak pojok. Sundulannya mengenai Dani Olmo dan membuat Sommer tak berkutik,gol ketiga untuk Inter.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun hanya dua menit berselang, Barcelona kembali menyamakan skor. Dari sepak pojok, Yamal membiarkan bola mengalir ke Raphinha di luar kotak penalti. Tembakan keras sang winger Brasil menghantam mistar, membentur kepala Sommer yang terjatuh dan masuk ke gawang sendiri.
Inter sempat mencetak gol keempat melalui Mkhitaryan, tapi dianulir karena offside yang sangat tipis. “Mungkin saya akan memikirkan momen itu seumur hidup,” ucap gelandang Armenia tersebut usai laga. Yamal kembali nyaris mencetak gol di menit akhir. Tendangan kerasnya kembali membentur mistar gawang, menandai malam penuh ketegangan bagi Inter.
Tetap Berpeluang
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menilai hasil ini tetap memberi peluang. “Kami akan punya kesempatan di Milan. Ini target. Kami akan berjuang meraihnya,” ujarnya.
Hasil imbang membuat leg kedua di San Siro pekan depan terbuka lebar peluang Inter. Barcelona membawa semangat juang luar biasa dan keajaiban dari Yamal.
Inter pun punya modal tiga gol tandang dan keyakinan bahwa mereka sudah menemukan kembali jati diri. Pemenang duel ini akan menghadapi PSG atau Arsenal di final Munich, 31 Mei mendatang. PSG unggul 1-0 leg pertama atas Arsenal, saat tandang. Selanjutnya, PSG akan jadi tuan rumah leg kedua. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!