Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pupuk Indonesia Raih Penghargaan dalam Strategi Kurangi Emisi Karbon

📅 Rabu, 30 Apr 2025, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pupuk Indonesia Raih Penghargaan dalam Strategi Kurangi Emisi Karbon Doc: Pupuk Indonesia
Ket. Senior Project Manager (SPM) Sustainability & Clean Ammonia Pupuk Indonesia M. Rozikin Busro menerima penghargaan Green Achievement in Emission Reduction and Diamond Achievement in Emission Transparency yang di Jakarta, SelasA

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mendapatkan penghargaan atas strategi dan transparansi perusahaan dalam pengelolaan emisi karbon dalam ajang "The Best Corporate Emission Reduction Transparency Award 2025” yang diselenggarakan oleh Investortrust.

Penghargaan "Green Achievement in Emission Reduction and Diamond Achievement in Emission Transparency" itu diterima oleh Senior Project Manager (SPM) Sustainability & Clean Ammonia Pupuk Indonesia M. Rozikin Busro di Jakarta, Selasa (28/4).

"Pupuk Indonesia mempunyai mitra kerja yang semangat dalam menjaga pencapaian terhadap pengurangan emisi. Ini adalah motivasi bagi Pupuk Indonesia untuk senantiasa menjaga lingkungan. Semoga tujuan mulia untuk terus menjaga bumi ini sesuai dengan mandat Paris Agreement dapat tercapai," kata Rozikin dalam siaran persnya, Rabu.

Rozikin menjelaskan bahwa Pupuk Indonesia telah menyusun roadmap jangka panjang yang dimulai 2022 hingga 2060, sehingga upaya pengurangan emisi karbon perusahaan berjalan terarah. Roadmap tersebut mencakup efisiensi energi, pengembangan teknologi produksi rendah karbon, serta pemanfaatan sumber energi terbarukan.

Roadmap ini terbagi dalam dua fase, yaitu fase pertama hingga 2030 dengan target penurunan emisi sebesar 4,25 juta ton karbon dioksida (CO2) ekuivalen untuk mendukung pencapaian Nationally Determined Contribution (NDC).

Sementara fase kedua berlangsung hingga 2060 dengan target penurunan emisi hingga 19,2 juta ton CO2 ekuivalen guna mencapai netralitas karbon.

Rozikin menyebut salah satu langkah yang dijalankan Pupuk Indonesia ke depan melakukan revitalisasi pabrik melalui revamping proyek maupun pabrik-pabrik baru seperti proyek Pusri 3B yang akan menurunkan konsumsi energi.

Selain itu, Rozikin menuturkan Pupuk Indonesia juga mengembangkan bisnis energi bersih. Perusahaan akan mengembangkan fasilitas produksi green ammonia di Pupuk Iskandar Muda di Aceh. Pupuk Indonesia juga mengembangkan proyek green ammonia (hybrid) melalui anak perusahaan di Gresik. Menurutnya, produk green ammonia ini dapat menjadi bagian penting dalam mendukung transisi energi, sekaligus bahan baku industri rendah emisi.

Pupuk Indonesia juga mengedepankan program offsetting solusi berbasis alam atau nature-based solution (NBS) melalui penanaman pohon yang dijalankan melalui program Community Forest dan Agroforestry.

Dalam program ini, pada 2024 Pupuk Indonesia berhasil merealisasikan program NBS di 400 hektare lahan dengan menanam 120.000 pohon. Pohon-pohon tersebut diproyeksikan mampu menyerap hingga 1.200 ton CO2. Pada 2025, Pupuk Indonesia menargetkan program NBS akan dilaksanakan mencapai 1.400 hektar lahan yang akan mampu menyerap hingga 4.200 ton CO2.

Rozikin mengungkapkan, Pupuk Indonesia berkomitmen terus melaksanakan program ini dengan target menanam 7,5 juta pohon di 25.000 hektar lahan pada 2030.

“The Best Corporate Emission Reduction Transparency Award 2025” diselenggarakan oleh Investortrust. Ajang ini menjadi apresiasi terhadap perusahaan-perusahaan yang dinilai telah menunjukkan komitmen tinggi terhadap transparansi dalam pengelolaan emisi karbon.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Modena Tawarkan Diskon hingga 77 Persen di PRJ

22 menit yang lalu | Haryo Brono

Rona
Modena Tawarkan Diskon hing...
Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.