Luncurkan Sekolah Antikorupsi Pertama di Indonesia, Gubernur Jateng Luthfi Tegaskan Kades Bangun Desa Harus Dilindungi dan Bukan Ditakuti
📅 Selasa, 29 Apr 2025, 17:00 WIB | Oleh: SriyonoEdukasi menjadi kunci, sebab, menurutnya, banyak pelanggaran bukan karena niat jahat, melainkan karena ketidaktahuan.
“Mencegah jauh lebih baik daripada memperbaiki. Tidak ada kepala desa yang ditinggal sendirian dalam membangun desanya. Kalau ada apa-apa, koordinasikan dulu dengan tiga pilar,” ujarnya.
Dengan pendekatan ini, Gubernur Luthfi ingin mengubah wajah pembangunan desa. Bukan sekadar soal angka dan proyek, tetapi soal menciptakan sistem yang sehat, kolaboratif, dan menumbuhkan kepercayaan antarpihak.
Ia meyakini, desa yang maju bukanlah desa yang besar anggarannya semata, tetapi desa yang punya fondasi kuat dalam tata kelola, transparansi, serta perlindungan hukum yang adil.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!