Palmex Indonesia 2025 Akan Hadirkan Teknologi Terobosan
📅 Senin, 28 Apr 2025, 20:05 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Fireworks Trade Media Group
JAKARTA- Industri kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Dari sisi ekspor, industri kelapa sawit juga menjadi salah satu penyumbang terbesar ekspor nonmigas Indonesia.
Data Kementerian Perdagangan hingga September 2024 mencatat bahwa ekspor nonmigas mencapai 181,14 miliar dollar AS, dengan ekspor lemak dan minyak nabati, termasuk minyak sawit, menyumbang 14,43 miliar dollar AS.
Angka tersebut semakin menegaskan bahwa industri sawit merupakan pilar utama dalam perekonomian nasional. Tentunya ini menunjukkan bahwa sawit bukan hanya komoditas pertanian biasa, tetapi juga instrumen vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, serta menjaga keseimbangan sosial dan stabilitas ekonomi di daerah sentra produksi.
Untuk mendukung industri tersebut Palmex Indonesia 2025 akan kembali digelar di JIExpo Kemayoran pada tanggal 14 dan 15 Mei 2025. Acara ini akan menjadi acara internasional bergengsi untuk industri minyak kelapa sawit yang telah diadakan selama 15 kali berturut-turut.
Lebih dari 300 eksibitor dari 30 negara hadir dan memberikan solusi teknologi terbaru dalam menjawab tantangan yang ada dalam industri minyak kelapa sawit. Acara ini juga menjadi ajang utama bagi para pemangku kepentingan untuk berkumpul, bertukar wawasan, dan mengeksplorasi kemajuan teknologi kelapa sawit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kehadiran Palmex Indonesia 2025 tentunya menjadi platform strategis untuk menghadapi tantangan industri sawit dan diharapkan dapat memperkenalkan teknologi mutakhir, praktik berkelanjutan, dan mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat, untuk meningkatkan daya saing industri sawit Indonesia di pasar global.
CEO Fireworks Trade Media Group, Kenny Yong mengatakan, sebagai penyelenggara resmi Palmex Indonesia 2025, pihaknya sangat antusias melihat bagaimana acara ini terus berkembang menjadi pusat inovasi dan kolaborasi terbesar di industri kelapa sawit, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat global.
“Tahun ini, dengan lebih dari 300 merek dari 30 negara yang berpartisipasi, kami membawa visi yang lebih besar yaitu menjadikan acara ini sebagai supermarket teknologi kelapa sawit yang menghubungkan rantai nilai dari hulu hingga hilir,” ucapnya melalui siaran pers pada hari Senin (28/4).
Sebaiknya Anda baca juga:
Beberapa teknologi yang akan ditampilkan dalam Palmex Indonesia 2025 antara lain:
Plantation Management Software. Berupa perangkat lunak yang membantu menyederhanakan manajemen perkebunan, meningkatkan pemantauan hasil panen, siklus panen, dan efisiensi operasional.
Waste Treatment and Biogas Systems. Merupakan solusi untuk mengelola limbah pabrik kelapa sawit dan menghasilkan energi melalui pemulihan biogas.
Palm Kernel Oil (PKO) Processing Equipment. Mesin dan sistem yang dirancang khusus untuk mengekstraksi dan memurnikan minyak inti sawit, seperti mesin expeller dan filter press.
Automation & Control Systems. Teknologi yang mengotomatiskan proses di pabrik dan penyulingan minyak sawit, termasuk PLC dan sistem SCADA.
Smart Palm Oil Extraction Equipment. Merupakan mesin ekstraksi berkemampuan IoT yang menyediakan data waktu nyata tentang efisiensi, kualitas, dan kebutuhan pemeliharaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!