Usaha Jangkrik di Lebak, Inovasi Kecil yang Menghidupkan Ekonomi
📅 Minggu, 27 Apr 2025, 18:37 WIB | Oleh: Tim PenulisAmin (45) mengatakan dirinya menggeluti peternak jangkrik itu, karena pendapatan usaha pengemudi angkutan tampak lesu juga terkadang pulang tidak membawa uang.
Untuk itu, dirinya merintis usaha ternak jangkrik dengan membuat sebanyak empat kotak bok dan menghasilkan produksi 300-400 kilogram per bulan.
Dari hasil penangkaran jangkrik itu dijual ke pengepul Rp30 ribu/kg, sehingga dikalkulasikan bisa menghasilkan pendapatan berkisar antara Rp10-12 juta per bulan.
"Kami sekarang fokus usaha penangkaran jangkrik karena dapat membantu ekonomi keluarga," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua Kelompok Usaha Penangkaran Jangkrik Kabupaten Lebak Yana mengatakan saat ini usaha penangkaran jangkrik di daerah ini tumbuh dan berkembang, karena permintaan pasar cukup tinggi, bahkan memasok ke wilayah Serang dan Tangerang.
Para peternak jangkrik itu sekitar ratusan anggota tersebar di Kecamatan Rangkasbitung, Cibadak, dan Kalanganyar.
"Kami minta penangkar terus meningkatkan produksi,sehingga bisa memenuhi permintaan pasar," katanya pula.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!