Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkebud Mendorong Kajian Lanjutan Situs Dampuawang Indramayu

📅 Minggu, 27 Apr 2025, 19:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkebud Mendorong Kajian Lanjutan Situs Dampuawang Indramayu Doc: ANTARA
Ket. Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenkebud Restu Gunawan saat memberikan keterangan di Indramayu, Jawa Barat, Minggu (27/4/2025).

INDRAMAYU – Kementerian Kebudayaan (Kemenkebud) RI mendorong dilakukannya penelitian arkeologi lanjutan di Situs Dampuawang Desa Sudimampir, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, untuk mengungkap sisi historis terkait situs tersebut.

Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kemenkebud, Restu Gunawan, di Indramayu, Minggu (27/4), mengatakan potensi arkeologi di kawasan itu sangat besar, setelah sebelumnya Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) IX Jawa Barat melakukan survei awal pada 2023 dan menemukan sebaran temuan masif di 13 titik.

Menurut dia, temuan tersebut berupa fragmen batu bata dan gerabah yang menunjukkan adanya aktivitas peradaban pada masa lampau di wilayah Indramayu.

"Potensi temuan arkeologi di wilayah Kabupaten Indramayu ini sangat besar untuk dilakukan penelitian lanjutan. Alhamdulillah, kami mendapatkan dukungan dari Bupati Lucky Hakim," katanya.

Ia menjelaskan penelitian lanjutan itu bisa dilakukan menggunakan teknologi Drone Scanner G4, untuk memetakan struktur bawah tanah tanpa merusak permukaan.

Selain itu, kata dia, metode ekskavasi juga akan diterapkan untuk menyingkap benda-benda bersejarah yang terkubur, guna mendukung kajian arkeologi secara ilmiah.

Ia menyampaikan pelestarian situs ini penting tidak hanya untuk memperkaya khasanah sejarah lokal, namun juga sebagai upaya membangun kesadaran budaya masyarakat.

"Melalui penelitian ini, kita berharap dapat menambah referensi sejarah dan memperkuat identitas budaya Indramayu," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim memastikan pemerintah daerah siap memberikan dukungan penuh terhadap program penelitian dan pelestarian tersebut.

Ia mengatakan Situs Dampuawang menyimpan nilai sejarah tinggi yang dapat membuka cakrawala baru tentang perjalanan peradaban Indramayu.

"Kami siap memfasilitasi kajian ini sebagai bagian dari menjaga warisan sejarah Kabupaten Indramayu," kata Lucky.

Ia juga berharap hasil penelitian nanti dapat dijadikan bahan edukasi, serta wisata budaya bagi masyarakat setempat.

“Situs Dampuawang diyakini sebagai bagian dari jejak peradaban masa lalu yang perlu terus diteliti dan dilestarikan untuk generasi mendatang,” ucap dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.