Dukung Kedaulatan AI Indonesia dengan Perkuat Keamanan Identitas Digital
Minggu, 27 Apr 2025, 17:55 WIBJAKARTA â Data terbaru dari Vida menunjukkan bahwa tantangan keamanan digital di Indonesia masih signifikan, dengan 67 persen konsumen melaporkan transaksi tidak sah. Sebesar 84 persen bisnis mengalami insiden keamanan terkait SMS One-Time Password (OTP).
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Menkomdigi) telah menekankan pentingnya talenta digital dan infrastruktur yang mumpuni untuk mencapai kedaulatan AI. Vida percaya bahwa infrastruktur yang kuat juga mencakup sistem keamanan digital yang andal dan tepercaya.
Sejalan dengan fokus pemerintah Indonesia pada kedaulatan kecerdasan artifisial (AI), Vida menegaskan peran krusial keamanan identitas digital sebagai fondasi penting untuk mencapai visitersebut.
"Kedaulatan AI tidak hanya tentang penguasaan teknologi, tetapi juga tentang menciptakan ekosistem digital yang aman dan kondusif bagi inovasi," kata Founder dan Group CEO Vida Niki Luhur, melalui sairan pers pada hari Jumat (25/4).
"Data yang kami himpun menunjukkan adanya kerentanan yang perlu kita atasi bersama. Solusi verifikasi identitas digital yang kuat adalah kunci untuk melindungi masyarakat dan bisnis dari ancaman siber, sekaligus membangun kepercayaan yang dibutuhkan untuk perkembangan AI yang berkelanjutan di Indonesia," tambah dia.
Vida secara aktif mendukung objektif pemerintah melalui penyediaan infrastruktur keamanan digital berupa solusi verifikasi identitas online dan tanda tangan elektronik Vida Sign memperkuat lapisan keamanan dalam transaksi digital.
Kedua melawan ancaman keamanan berbasis AI. Perusahaan ini memiliki teknologi deteksi penipuan Vida membantu mencegah penyalahgunaan AI untuk tujuan kriminal. Ketiga membangun kepercayaan dalam ekosistem digital, dengan solusi yang aman dan terpercaya, Vida berkontribusi pada terciptanya lingkungan digital yang kondusif bagi adopsiteknologi.
Niki mengatakan, hingga kini, solusi identitas digital tepercaya Vida telah banyak digunakan oleh perusahaan terkemuka di Indonesia, seperti Mandiri Taspen, Superbank, BCA Syariah, BNI Multifinance, OVO, Danasyariah, dan beberapa bank digital, juga banyak perusahaan teknologi finansial (tekfin) di Indonesia.
Dengan solusi dari Vida perusahaan-perusahaan tersebut diklaim menghadirkan layanan yang andal guna menopang keberlanjutan bisnis sekaligus memastikan kenyamanan dan keamanan bagi setiap pengguna. Selain Indonesia, perusahaan ini juga telah hadir Filipina untuk memperluas akses teknologi keamanan digital buatan Indonesia.
âVida berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan kedaulatan AI Indonesia yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga aman dan terpercaya bagi seluruh Masyarakat,â kata Niki.
- Keamanan Digital
- Vida
- Kedaulatan AI
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Respons Situasi di Timur Tengah, KBRI Abu Dhabi Tetapkan Siaga III
-
Perkuat Ketahanan Pangan 2026, Pemprov Kalimantan Selatan Bangun Lumbung Baru
-
Jadwal Imsak Hari Ini Jakarta dan Sekitarnya, 2 Maret 2026: Ayo Sahur Agar Berkah!
-
India Kembangkan Drone AVATAAR yang Dapat Terbang Sekaligus Menyelam di Laut
-
Percuma Bangun Giant Sea Wall Kalau Air Tanah Masih Disedot
-
Peta Persaingan Dompet Digital 2026: Apa E-Wallet Terpopuler Pilihan Gen Z?
-
MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat pada Perangkat Seluler
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.