Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Agam Relokasi Warga Terdampak Banjir Lahar Dingin

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 11:15 WIB | Oleh:
Pemkab Agam Relokasi Warga Terdampak Banjir Lahar Dingin Doc: Antara Foto
Ket. Camat IV Angkek Rahmad Fajri di Lubuk Basung, menyampaikan harapannya agar masyarakat yang berpindah ke pemukiman baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) mulai merelokasi 48 kepala keluarga (KK) warga terdampak bencana banjir lahar dingin Gunung Marapi ke zona aman di Lubuk Basung.

Warga yang mulai direlokasi berasal dari Kecamatan Candung dan Ampek Angkek yang menjadi korban bencana pada Mei 2024.

Camat IV Angkek Rahmad Fajri di Lubuk Basung, Kamis, menyampaikan harapannya agar masyarakat yang berpindah ke pemukiman baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar.

"Penting untuk adaptasi dan kebersamaan dalam membangun komunitas baru yang aman dan nyaman. Diharapkan warga yang direlokasi dapat membaur dengan masyarakat di tempat tinggalnya yang baru, ikuti aturan yang ada di lingkungan yang baru," katanya.

Menurutnya, relokasi ini merupakan upaya pemerintah dalam menanggulangi risiko bencana yang terus mengancam warga yang bermukim di pinggiran aliran sungai Gunung Marapi.

Puluhan warga yang terdampak diberangkatkan dari Lapangan Sepak Bola Batu Taba, lokasi yang dijadikan titik kumpul sebelum menuju tempat tinggal baru.

Warga yang direlokasi diberangkatkan menggunakan dua moda transportasi berbeda, yakni bus untuk warga dan truk yang mengangkut barang-barang pribadi.

"Teknisnya, mereka berangkat dengan barang-barangnya. Warga dengan bus dan barang-barang dengan truk ke rumah masing-masing," kata Rahmad Fajri.

Ia mengatakan seluruh proses relokasi difasilitasi oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam.

Lubuk Basung dipilih sebagai lokasi relokasi, karena dinilai memiliki infrastruktur yang memadai dan jauh dari risiko bencana alam serupa.

Wilayah ini juga telah disiapkan sebagai kawasan pemukiman baru yang akan terus dikembangkan sesuai kebutuhan warga yang direlokasi.

Pemkab menyediakan berbagai fasilitas dasar untuk mendukung proses pemindahan ini, mulai dari transportasi, penyiapan tempat tinggal hingga kebutuhan logistik dasar lainnya.

"Semuanya difasilitasi oleh Dinas Perkim Kabupaten Agam. Totalnya ada 48 KK, 39 dari Bukik Batabuah Kecamatan Canduang dan 9 KK dari IV Angkek," katanya.

Sementara itu, Wali Nagari (Kepala Desa) Bukik Batabuah Firdaus menyebutkan bahwa warganya yang terlibat dalam relokasi merupakan penduduk yang tinggal di area dengan risiko tinggi terhadap banjir bandang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.