Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Masa Depan Genomik di Indonesia Semakin Menjanjikan Berkat AI

📅 Kamis, 24 Apr 2025, 18:45 WIB | Oleh:
 Masa Depan Genomik di Indonesia Semakin Menjanjikan Berkat AI Doc: Istimewa
Ket. Acara, Illumina Genomics Summit di Indonesia, yang digelar pada Kamis 24 April 2025. Acara menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan tenaga ahli di bidang kesehatan.

JAKARTA -  Illumina Genomics Summit di Indonesia, yang digelar di Jakarta pada Kamis 24 April 2025. Acara yang digelar oleh Illumina Inc bekerja sama dengan Pandu Biosains ini menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara pemerintah, industri, akademisi, dan tenaga ahli di bidang kesehatan untuk memperkuat ekosistem genomik nasional serta mencapai tujuan kesehatan masyarakat.

Pertemuan ini menekankan peran penting teknologi genomik dalam mendorong kemajuan penelitian dan pengobatan presisi, khususnya di bidang kesehatan reproduksi, onkologi, penyakit genetik dan infeksi, serta mikrobiologi.

Acara flagship dari Illumina ini dihadiri oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, para pemimpin di bidang kesehatan masyarakat, serta lebih dari 300 ahli genomik, klinisi, peneliti, pekerja profesional dalam industri kesehatan, dan akademisi. Mereka berbagi wawasan mengenai riset genomik, dampak dari genomik, serta pembahasan terkait upaya dalam mencapai pengobatan presisi.

“Illumina Genomics Summit Indonesia merupakan platform penting untuk menunjukkan bagaimana teknologi terdepan dan kemitraan strategis memiliki potensi untuk mendukung prioritas kesehatan nasional,” ujar Kepala Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) dan INA-CRC. Indri Rooslamiati, M.Sc, Apt, melalui siaran pers pada Kamis (24/4).

“Melalui kolaborasi dengan penyedia teknologi dan mitra, seperti Illumina dan Pandu Biosains, kami dapat mengambil langkah krusial dalam meningkatkan infrastruktur sekuensing di Indonesia, memperkuat pengawasan genom, dan mendekatkan integrasi genomik ke dalam sistem kesehatan Indonesia,” tambah dia.

Indonesia masih menghadapi tantangan kesehatan yang terus berlanjut akibat penyakit kronis seperti diabetes dan kondisi kardiovaskular, yang mempengaruhi lebih dari 25 juta masyarakat Indonesia, Ken Research, Indonesia Genomics Market Outlook to 2028.

Seiring dengan meningkatnya kepentingan pengobatan yang dipersonalisasi untuk transformasi pelayanan kesehatan, acara ini menyoroti bagaimana kemajuan teknologi next-generation sequencing (NGS) dapat semakin mempermudah akses terhadap diagnosis dan perawatan presisi di Indonesia.

“Kemitraan jangka panjang kami dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, seperti mendukung inisiatif BGSi – merupakan wujud komitmen kami untuk mendorong inovasi demi meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Country Manager, Illumina Indonesia, Gianina Miranda Sebayang.

"Kami juga sangat antusias dapat berkolaborasi dengan sektor swasta dan lembaga penelitian untuk bantu membentuk ekosistem genomik di Indonesia, termasuk penerapannya dalam bidang pertanian, mikrobiologi, dan genotipe non-manusia lainnya. Peluncuran Illumina MiSeq i100 hari ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan tersebut," jelas dia.

MiSeq i100 merupakan inovasi terbaru dari Illumina dalam teknologi unggulan NGS, dirancang untuk memberdayakan pengguna untuk dapat menggali wawasan mendalam melalui solusi sekuensing yang terjangkau, komprehensif, serta mudah dipahami dan digunakan bahkan bagi pengguna yang memiliki pengalaman terbatas terhadap teknologi NGS.

Dengan peningkatan pada aspek kecepatan, kemudahan, skalabilitas, dan kualitas, serta antarmuka pengguna yang intuitif, MiSeq i100 menetapkan standar baru dalam kategori sekuensing unggulan.

"Dalam lima tahun ke depan, pasar genomik di Indonesia akan mengalami pertumbuhan yang pesat, didorong oleh dukungan pemerintah dan kemajuan teknologi sekuensing. Bersama Illumina, kami berkomitmen untuk mendorong inovasi dan menciptakan masa depan di mana ilmu sains, teknologi, dan kolaborasi memberikan dampak nyata bagi Indonesia dan dunia," ujar Presiden Direktur Pandu Biosains, Ria Putri Rahmadani

Seiring dengan berkembangnya pengobatan yang dipersonalisasi dan layanan kesehatan berbasis Artificial Intelligence (AI), masa depan genomik di Indonesia tampak semakin menjanjikan. Illumina dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memiliki visi yang sama untuk menjadikan solusi genomik lebih mudah diakses dan memberikan dampak nyata.

Dengan komitmen bersama, keduanya berupaya memberdayakan para peneliti dan klinisi untuk menghasilkan penemuan transformatif yang dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Lebanon Babak Belur, 18 Per...
Megapolitan
Pemprov: Pada HUT Jakarta 2...
Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.