Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wabup Banyuwangi, Mujiono: Festival Seni Tradisional Jadi Investasi Budaya

📅 Selasa, 22 Apr 2025, 21:51 WIB | Oleh:
Wabup Banyuwangi, Mujiono: Festival Seni Tradisional Jadi Investasi Budaya Doc: ANTARA/HO-Pemkab Banyuwangi
Ket. Festival Sulur Kembang di Gesibu Blambangan Banyuwangi, jawa Timur.

BANYUWANGI - Wakil Bupati (Wabup) Banyuwangi, Jawa Timur, Mujiono menyebut pergelaran festival seni tradisional di kabupaten itu selain ajang kompetisi juga menjadi investasi budaya, sekaligus regenerasi pelaku seni di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu.

"Salah satunya pergelaran Festival Sulur Kembang yang dilaksanakan beberapa hari lalu di Gelanggang Seni dan Budaya (Gesibu) Blambangan," ujarnya di Banyuwangi,  Selasa.

Menurut Mujiono, Festival Sulur Kembang diikuti sebanyak 197 grup tari dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Banyuwangi dan membawakan berbagai tarian tradisional khas Banyuwangi.

Ia mengatakan Pemkab Banyuwangi terus menggencarkan pergelaran festival karena juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan seni tradisional daerah setempat.

"Lewat Festival Sulur Kembang, kami memberi ruang untuk regenerasi, eksplorasi, dan transformasi bagi anak muda, ini adalah bagian dari upaya kami untuk memastikan warisan budaya tetap hidup dan berkembang di tengah generasi muda," kata Wabup Mujiono.

Selain itu, lanjutnya, Pemkab Banyuwangi rutin menggelar berbagai agenda budaya, seperti Banyuwangi Ethno Carnival dan Gandrung Sewu, yang melibatkan ribuan anak muda untuk menjaga kelestarian tari daerah.

Upaya pemerintah daerah juga diteguhkan dengan kehadiran Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang akan mendirikan kampus di Banyuwangi.

"Ini akan semakin memperkuat pendidikan seni dan budaya di Banyuwangi, sekaligus melestarikan dan mengembangkannya. ISI Surakarta akan mulai perkuliahan pada tahun ini," kata Mujiono.

Wabup Mujiono menambahkan apa yang dilakukan pemerintah daerah adalah bagian dari komitmen untuk mewariskan budaya leluhur dan memperkuat jati diri Banyuwangi sebagai kota budaya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Ratusan Wanita dan Anak-ana...
Luar Negeri
Vaksin Diabetes dengan Tiga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.