Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kurangi Volume Banjir, Jaksel Keruk Kali Cideng Segmen Patra Kuningan

📅 Senin, 21 Apr 2025, 18:52 WIB | Oleh:
 Kurangi Volume Banjir, Jaksel Keruk Kali Cideng Segmen Patra Kuningan Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri.
Ket. Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mengeruk lumpur dan sedimen lainnya di kali kawasan Cideng segmen Jalan Patra Kuningan hingga Casablanca, Jakarta, Senin (21/4).

JAKARTA - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan (SDA Jaksel) mengeruk lumpur dan sedimen lainnya di Kali Cideng segmen Jalan Patra Kuningan - Casablanca, Menteng Dalam, Tebet untuk mengurangi volume banjir saat terjadi hujan.

"Untuk segmen pertama, kita keruk sepanjang 325 meter dan kedalaman satu hingga dua meter," kata Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Selatan Santo kepada wartawan di Jakarta, Senin (21/4).

Santo mengatakan nantinya target pengerukan dalam segmen ini dengan total 1.134 meter yang dilakukan secara bertahap mulai dari Senin (14/4) hingga Senin (30/6).

Hal ini sejalan dengan arahan dari program 100 hari kinerja Gubernur DKI Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Rano Karno yakni mengeruk kali Jakarta.

"Ini terkait dengan program 100 harinya Pak Gubernur untuk penanganan banjir di Jakarta," ujar mantan Kasudin SDA Jakarta Utara dan timur tersebut.

Ia mengaku, mengerahkan sebanyak empat alat ekskavator, delapan truk pembuang (dump truck) dan 100 personel SDA Jakarta Selatan.

Nantinya, hasil pengerukan akan dikumpulkan sementara di gudang SDA Rawa Minyak, Pasar Minggu dan malamnya akan langsung dikirimkan ke fasilitas pembuangan lumpur (confined disposal facility/CDF) di Ancol.

"Jadi di sana, sudah ter-kavling untuk SDA wilayah. Rencana, kami kirim hasil keruk sebanyak 25 meter kubik (m3)," ujarnya.

Selain Kali Cideng, SDA Jakarta Selatan juga melakukan pengerukan kali di beberapa wilayah seperti Kali Krukut segmen Jalan NIS, kali Grogol Kegmen Mayapada-PIM, Kali Ciliwung, serta Waduk Ragunan.

Santo tak merinci anggaran untuk sejumlah kegiatan itu, namun Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta sebelumnya pernah menyebutkan, anggaran penanganan banjir tahun ini sekitar 3,9 triliun rupiah. Itu sudah termasuk normalisasi sungai dan pemeliharaan infrastruktur pengendalian banjir. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank
    Preview komentar:
    Ini sudah masuk kategori -menghalang-halangi penyampaian pendapat- atau ...
  • Kemenperin Ajak IKM Jadi Pemasok Industri Kendaraan Listrik Nasional
    Preview komentar:
    Langkah Kemenperin yang menjembatani kebutuhan OEM dengan kapasitas ...
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

4 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susu...
Nasional
DPR Dorong Pemerintah Buka ...
Megapolitan
Parkir Rp60.000 per Jam Bik...
Megapolitan
Nasib 193 Pedagang Ikan Kra...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.