Tiongkok Tolak Langkah AS Batasi Sektor Maritim, Logistik, dan Galangan Kapal
📅 Minggu, 20 Apr 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Anadolu
BEIJING - Sebuah asosiasi industri Tiongkok di sektor logistik pada Sabtu (19/4) menyuarakan penentangan keras terhadap tindakan pembatasan Amerika Serikat menyusul investigasi Pasal 301 terhadap sektor maritim, logistik, dan pembuatan kapal Tiongkok.
Langkah AS itu akan sangat merusak kepentingan penyedia logistik, pemilik kapal dan kargo, pengimpor dan pengekspor, serta konsumen di kedua negara, sehingga merugikan pertukaran ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS, ungkap Federasi Logistik dan Pembelian Tiongkok (CFLP) dalam sebuah pernyataan.
“Langkah tersebut berpotensi meningkatkan biaya logistik internasional, merusak stabilitas rantai industri dan rantai pasokan global, serta membahayakan pertumbuhan ekonomi global,” kata CFLP.
CFLP mendesak para anggotanya --bersama dengan para pelaku industri global dalam industri logistik, pembelian, dan rantai pasokan-- untuk memperkuat kerja sama dalam upaya menjaga stabilitas dan kelancaran rantai industri dan pasokan global dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh langkah proteksionisme perdagangan AS.
Sebelumnya, Tiongkok telah berulang kali menegaskan kembali pandangannya mengenai investigasi Pasal 301 dan menyampaikan pernyataan informal mengenai posisinya, yang mendesak Pemerintah Amerika Serikat untuk berhenti menyalahkan Tiongkok atas masalah industri dalam negerinya, kata seorang juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok. Ant/Xinhua/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!