- Home
-
- Luar Negeri
-
- Inggris Ingin Jadi Mitra S...
Inggris Ingin Jadi Mitra Strategis Indonesia Perangi Perubahan Iklim
Minggu, 20 Apr 2025, 13:55 WIBJAKARTA - Menteri Inggris Urusan Iklim Kerry McCarthy ingin memposisikan negaranya sebagai mitra strategis terpercaya bagi Indonesia dalam pertumbuhan, investasi, perubahan iklim, energi terbarukan dan kehutanan melalui kunjungannya ke Indonesia pada 16-18 April 2025.
"Ini adalah kunjungan pertama saya ke Indonesia, sebuah negara dengan kesempatan yang luar biasa untuk membantu kita memenangkan pertarungan global melawan perubahan iklim," kata McCarthy, sebagaimana rilis pers Kedutaan Besar Inggris di Jakarta, pada Minggu (20/4).
Dalam kunjungan itu, McCarthy menemui sejumlah menteri, pemimpin industri dan perwakilan ASEAN.
Kunjungan tersebut disebut menjadi dasar kerja sama berbagai sektor terutama perubahan iklim, pertumbuhan ekonomi, investasi dan teknologi menuju kemitraan strategis, sebagaimana disetujui antara Perdana Menteri Keir Starmer dan Presiden Prabowo Subianto di London saat pertemuan pada November tahun lalu.
"Indonesia merupakan mitra penting bagi Inggris dan kami sangat ingin membagikan pengalaman kami dalam pengembangan sektor energi, untuk mendukung Indonesia mencapai ambisi iklim Indonesia," katanya.
Kunjungan Menteri McCarthy juga membuka kesempatan untuk mempromosikan kerja sama tingkat tinggi antara Inggris dan ASEAN dan menegaskan kembali komitmen Inggris untuk mendukung transisi hijau ASEAN.
Menteri McCarthy bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisal Nurofiq dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia untuk mendiskusikan ambisi nol bersih (Net Zero) Indonesia, termasuk transisi energi dan NDC (Nationally Determined Contributions) menjelang berlangsungnya UNFCCC COP 30 di Brazil.
Menteri McCarthy juga mengunjungi Nusa Tenggara Barat untuk meresmikan PLTM (Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro) di Pandanduri, Lombok.
Pembangkit Listrik itu didukung Inggris melalui Kemitraan Energi Rendah Karbon Indonesia-Inggris (MENTARI), yang memfasilitasi penambahan fungsi bendungan milik negara tersebut menjadi pembangkit listrik.
Melalui dana hibah VGF (Viability Gap Fund) MENTARI, dan kolaborasi dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), PT Brantas Energi serta pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat, PLTM Pandanduri akan memberikan kontribusinya dalam mewujudkan ambisi energi bersih Indonesia.
"Saat kami menggelar landasan untuk kemitraan strategis antara Inggris dan Indonesia, kami tetap berkomitmen teguh untuk mendukung tercapainya cita-cita iklim global. Bersama-sama, kita dapat mencapai kemajuan berarti menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan," demikian katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Daya Dukung Lingkungan Tergerus, Alarm Krisis Kian Nyaring
-
Pemkot Palembang Menyiapkan 850 Personel untuk Memperlancar Mudik 2026
-
Lestari Moerdijat: Kesehatan Perempuan Jadi Penentu Kualitas Generasi dan Kekuatan Bangsa
-
Dipengaruhi Dinamika Eksternal, 8 April 2026
-
Proyek Jumbo! Reaktivasi dan Pembangunan 14.000 Km Jalur KA Digeber
-
Anda Ingin Turunkan Berat Badan yang Aman? Ikuti Tiga Aturan Penting Ini
-
DBH Garut Anjlok Drastis! Bupati Syakur Amin Kejar Sumur Panas Bumi Baru ke Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.