Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Pamekasan Temukan 17 Orang Warga Terserang Penyakit Kusta

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Dinkes Pamekasan Temukan 17 Orang Warga Terserang Penyakit Kusta Doc: Antara
Ket. Arsip - Kegiatan pemeriksaan kesehatan rutin di sebuah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Pamekasan

Pamekasan - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur menemukan sebanyak 17 orang warga di wilayah itu terserang penyakit kusta.

Kusta merupakan penyakit infeksi bakteri kronis yang menyerang jaringan kulit, saraf tepi, dan saluran pernapasan.

"Saat ini, ke 17 warga yang positif terserang kusta tersebut sedang menjalani perawatan intensif dalam pengawasan khusus tim medis Dinkes Pamekasan," kata Kepala Dinkes Pamekasan Saifudin di Pamekasan, Jawa Timur, Minggu.

Data penderita jenis penyakit yang juga dikenal penyakit Hansen ini berdasarkan laporan dari masing-masing dalam tiga bulan terakhir ini.

Ia menjelaskan penyakit kusta merupakan jenis penyakit menular melalui percikan ludah ketika pengidap batuk atau bersin.

"Tetapi meski termasuk jenis penyakit menular, kusta merupakan jenis penyakit yang bisa disembuhkan," katanya.

Dinkes Pamekasan, sambung dia, menyediakan pemeriksaan dan pengobatan rutin secara gratis di berbagai fasilitas kesehatan terdekat.

"Oleh karena itu, penderita kami harapkan untuk memanfaatkan secara optimal fasilitas yang disediakan pemerintah ini. Jangan sampai terlambat berobat, karena apabila pengobatan lambat dapat mengakibatkan penderitanya mengalami cacat permanen," katanya.

Kepala Dinkes Saifudin lebih lanjut menjelaskan penyakit kusta dibagi menjadi dua jenis, kusta basah dan kusta kering.

Kusta basah membutuhkan waktu penyembuhan antara 12 hingga 18 bulan, sedangkan kusta kering antara enam hingga sembilan bulan.

"Dari 17 penderita yang kami temukan ini, tersebar di semua kecamatan yang ada di Pamekasan ini, namun yang terbanyak di Kecamatan Batumarmar dan Kecamatan Pasean," katanya.

Di Kecamatan Batumarmar penderita kusta tercatat sebanyak enam kasus, sedangkan di Kecamatan Pasean sebanyak dua kasus.

Temuan 17 kasus kusta di Kabupaten Pamekasan pada tri wulan pertama 2025 ini menambah daftar panjang kasus kusta di Kabupaten Pamekasan. Sebab pada 2024 terdata sebanyak 177 orang di Pamekasan positif terserang kusta.

Untuk mencegah penyebaran jenis penyakit ini, Dinkes Pamekasan telah melakukan berbagai upaya, di antaranya dengan cara menggencarkan sosialisasi di tingkat desa, pemberian obat pencegahan kepada keluarga dan tetangga pasien, serta pendampingan rutin terhadap pasien dan keluarganya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.