Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sertifikasi Tanah Jadi Prioritas, 450 Ribu Hektare di Jateng Belum Terpetakan

4 Jumat, 18 Apr 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Sertifikasi Tanah Jadi Prioritas, 450 Ribu Hektare di Jateng Belum Terpetakan Sertifikasi Tanah Jadi Prioritas, 450 Ribu Hektare di Jateng Belum Terpetakan Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rakor bersama 35 bupati dan wali kota di Kantor Gubernur Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (17/4).

SEMARANG - Pemerintah pusat melalui Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong percepatan sertifikasi tanah di Jawa Tengah (Jateng).

Sebab, dari total 2,2 juta hektare tanah di provinsi ini, sekitar 19 persen belum memiliki sertifikat.

Hal tersebut disampaikan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid saat memimpin rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi serta 35 bupati dan wali kota di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (17/4).

“Masih ada sekitar 450 ribu hektare yang belum terpetakan. Umumnya berada di wilayah pinggiran dan lereng-lereng gunung,” ujar Nusron.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mempercepat proses pendaftaran tanah.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat krusial agar program sertifikasi dapat berjalan merata hingga pelosok.

Selain itu, Nusron juga menyoroti masih adanya 348 ribu hektare lahan yang tergolong dalam kategori KW 4, 5, dan 6, atau dikenal dengan istilah Letter C.

Status lahan seperti ini membutuhkan legalitas tambahan karena dokumennya belum lengkap secara kadastral.

“Banyak yang punya sertifikat, tapi tidak disertai peta atau dokumen pendukung. Ini tentu menyulitkan dalam hal kepastian hukum,” katanya.

Nusron mengakui, percepatan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) masih menghadapi tantangan.

Salah satunya adalah ketidakmampuan warga, terutama dari kelompok miskin ekstrem, untuk membayar Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Warga sering sudah mendaftarkan tanahnya, tapi terhambat di biaya BPHTB. Kami harap Pemprov bisa melakukan intervensi agar mereka tetap mendapat sertifikat,” tegas Nusron.

Sebagai respons atas hal itu, saat ini sudah ada 19 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memberikan pembebasan atau keringanan BPHTB untuk mendukung program pendaftaran tanah.

Di antaranya adalah Banyumas, Purbalingga, Cilacap, Temanggung, Kebumen, Kudus, Blora, Rembang, dan Kota Semarang.

Data Kementerian ATR/BPN juga mencatat, sepanjang tahun 2024 layanan pertanahan di Jateng telah berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah, dengan nilai total mencapai 86,9 triliun rupiah.

Jumlah tersebut berasal dari berbagai pos penerimaan, seperti BPHTB sebesar 1,91 triliun rupiah, Hak Tanggungan 84 triliun rupiah, Pajak Penghasilan (PPH) 783 miliar rupiah, dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) 281,6 miliar rupiah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Rona
HYBE: BTS Siapkan Tambahan ...

Kemenpora Ajak ASN Tingkatkan Kebugaran

45 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenpora Ajak ASN Tingkatk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.