Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sertifikasi Tanah Jadi Prioritas, 450 Ribu Hektare di Jateng Belum Terpetakan

📅 Jumat, 18 Apr 2025, 13:40 WIB | Oleh:

Data Kementerian ATR/BPN juga mencatat, sepanjang tahun 2024 layanan pertanahan di Jateng telah berkontribusi besar terhadap perekonomian daerah, dengan nilai total mencapai 86,9 triliun rupiah.

Jumlah tersebut berasal dari berbagai pos penerimaan, seperti BPHTB sebesar 1,91 triliun rupiah, Hak Tanggungan 84 triliun rupiah, Pajak Penghasilan (PPH) 783 miliar rupiah, dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) 281,6 miliar rupiah.

Menanggapi arahan dari pemerintah pusat, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan kesiapan penuh untuk memperkuat sinergi dengan Kementerian ATR/BPN.

“Ini langkah strategis. Apalagi dihadiri lengkap oleh kepala daerah se-Jateng. Kita juga akan dorong penyusunan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) sebagai bagian dari reformasi agraria yang terarah,” ujar Luthfi.

Ia berharap, upaya ini tidak hanya mempercepat proses sertifikasi tanah, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang untuk mencegah konflik pertanahan di wilayah Jawa Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Manchester United Siap Pinj...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.