Pemkab Cirebon Angkat Penasihat Baru untuk Kebijakan Pembangunan

Jumat, 18 Apr 2025, 20:36 WIB

Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, resmi mengangkat anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka menjadi penasihat kebijakan pembangunan daerah untuk memperkuat arah kebijakan yang berbasis data dan berpihak pada kebutuhan riil masyarakat.

Bupati Cirebon Imron dalam keterangannya di Cirebon, Jumat (18/4), mengatakan pihaknya sudah menerbitkan dan menyerahkan surat keputusan (SK) pengangkatan tersebut pada Kamis (17/4).

Ket. Foto: Bupati Cirebon Imron (kanan) saat menyerahkan SK pengangkatan untuk penasihat kebijakan daerah kepada anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka di Cirebon, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Cirebon

Menurut dia, pengangkatan ini dilakukan sebagai upaya strategis dalam mempercepat pembangunan daerah yang terarah dan tepat sasaran.

"Pengangkatan ini merupakan langkah konkret kami, untuk melibatkan para ahli dan tokoh nasional dalam merancang arah pembangunan di Kabupaten Cirebon yang lebih baik," katanya.

Menurut Imron, penunjukan Rieke bukan hanya karena posisinya sebagai anggota DPR RI, melainkan karena rekam jejak dalam memperjuangkan isu-isu rakyat, serta kepedulian terhadap daerah asal leluhurnya, yakni Cirebon.

"Kami memandang Ibu Rieke sebagai sosok yang tidak hanya memahami kebijakan publik, tapi juga memiliki keterikatan emosional dengan Cirebon. Ini penting agar pembangunan yang dirancang juga punya pendekatan kultural," ujarnya.

Ia menyebutkan ada sejumlah tantangan pembangunan di Kabupaten Cirebon saat ini seperti infrastruktur fisik, kebutuhan mendesak dalam bidang pendidikan, kesehatan, serta reformasi birokrasi berbasis data dan teknologi informasi.

"Selama ini kita masih menghadapi ketimpangan pembangunan, baik antarwilayah maupun antarbidang. Maka kami ingin memastikan setiap kebijakan dan anggaran yang dikeluarkan benar-benar berdasarkan data lapangan," katanya.

Dia menuturkan keterlibatan tokoh tersebut bisa mendorong sinergi antara pusat dan daerah yang berkaitan dengan regulasi, program strategis nasional, dan penguatan kapasitas daerah.

Sementara itu, Rieke menyambut baik kepercayaan yang diberikan dan menegaskan kesiapannya menjalankan tugas sebagai penasihat pembangunan di Kabupaten Cirebon.

Ia menyampaikan pendekatan yang akan digunakan dalam mendampingi Pemkab Cirebon, yakni sistem pembangunan daerah berbasis data presisi.

Hal ini, menurutnya, penting untuk memastikan program pembangunan bersifat terencana, terukur, dan tepat sasaran.

"Kami akan mulai dari Desa Astana, desa tempat leluhur saya dipeluk bumi. Dari sana, kita akan bangun model pembangunan yang bisa direplikasi ke wilayah lain di Kabupaten Cirebon," tuturnya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.