Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

Senin, 24 Agu 2026, 16:51 WIB

BANDA ACEH -- Tim SAR gabungan mencari seorang remaja yang dilaporkan hilang terseret arus saat mandi di Pantai Lhok Keutapang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Senin, mengatakan korban bernama Juanda, berusia 19 tahun warga Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.

Ket. Foto: Tim SAR mencari remaja yang hilang terseret arus di Aceh Besar, Senin (24/8). — Sumber: ANTARA/HO-Humas Basarnas Banda Aceh

"Korban dilaporkan hilang terseret arus pada Minggu (23/8) sekira pukul 11.50 WIB. Saat ini, pencarian korban memasuki hari kedua," katanya.

Berdasarkan laporan yang diterima, kata dia, korban bersama tujuh temannya kemping atau berkemah di Pantai Lhok Keutapang, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar.

Kemudian, mereka hendak pulang pada Minggu (23/8) siang. Korban mandi di laut guna membersihkan diri sebelum meninggalkan lokasi perkemahan. Tiba-tiba, korban terseret arus.

"Teman-teman korban sempat berupaya menolong dengan cara menariknya menggunakan tali. Namun, korban tidak dapat tertolong hingga hilang terseret arus," kata Ibnu Harris Al Hussain.

Kantor Basarnas Banda Aceh menerima laporan korban hilang. Berdasarkan laporan tersebut, Basarnas Banda Aceh memberangkatkan tim pencarian dan penyelamatan.

Basarnas mengerahkan personel mencari korban. Pencarian menggunakan perahu RIB, dengan jarak tempuh 32 menit dari Kantor Basarnas Banda Aceh.

"Pencarian berlangsung hingga jelang malam. Namun, dilanjutkan keesokan harinya karena korban belum ditemukan," katanya.

Pencarian hari kedua pada Senin dibagi dua tim. Tim pertama dengan menyisir perairan sejauh satu nautika mil arah barat menggunakan RIB.

Tim kedua menyisir pantai serta menggunakan drone sejauh satu kilometer dari titik terakhir korban terlihat.

"Selain personel Basarnas, pencarian korban juga melibatkan anggota Polri dan TNI, komunitas radio RAPI, serta masyarakat setempat," kata Ibnu Harris Al Hussain.

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.