Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menhan Terima Kunjungan Panglima Tentara Malaysia

📅 Rabu, 16 Apr 2025, 18:25 WIB | Oleh:
Menhan Terima Kunjungan Panglima Tentara Malaysia Doc: ANTARA/Agatha Olivia Victoria
Ket. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI Marsekal Madya TNI Purn. Donny Ermawan (kiri) menyambut Panglima Angkatan Tentara (PAT) Malaysia Jenderal Datuk Mohd Nizam (kanan) dalam upacara militer di Jakarta, Rabu (16/5).

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) RI Letnan Jenderal TNI Purn. Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Panglima Angkatan Tentara (PAT) Malaysia Jenderal Datuk Mohd Nizam di Jakarta, Rabu.

Kepala Biro Informasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) RI Brigadir Jenderal TNI Frega Wenas menyebutkan pertemuan antara lain membahas peningkatan pertukaran personel sebagai bagian dari diplomasi pertahanan.

"Di tengah suasana yang mungkin sangat dinamis dan dinamika perkembangan lingkungan strategis, tentunya diplomasi pertahanan ini bisa menjadi salah satu hal yang berkontribusi positif," kata Brigjen TNI Frega saat ditemui di Jakarta, Rabu.

Apabila terjadi ketegangan, kata dia, militer atau pertahanan suatu negara akan menjadi ujung tombak.

Oleh karena itu, dengan membangun diplomasi pertahanan, akan terbangun rasa kepercayaan satu negara dengan yang lainnya, terutama karena Indonesia dan Malaysia memiliki sejarah yang cukup kuat.

Selain itu, Brigjen TNI Frega mengungkapkan dalam pertemuan terdapat pula wacana untuk menjajaki latihan bersama. Rencana itu bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas dalam hal teknis atau taktis, melainkan bagaimana membangun kepercayaan dan hubungan personel, yang sering dilupakan dalam penyelenggaraan latihan bersama.

Tidak hanya itu, dia menyebutkan ada pula rencana dari Malaysia untuk menjajaki kerja sama dengan Indonesia di bidang industri pertahanan, baik dalam produksi senjata maupun kendaraan taktis.

Hingga saat ini, Malaysia merupakan salah satu negara konsumen yang membeli senjata maupun kendaraan taktis ke industri pertahanan strategis Indonesia, PT Pindad (Persero).

"Nah, tentunya ini dijajaki dan bahkan industri pertahanan sendiri menjadi salah satu topik yang dilihat cukup penting dalam konteks ASEAN, apalagi juga dalam konteks ASEAN Defence Ministry Meeting," tuturnya.

Apabila negara-negara di Asia Tenggara bisa memperkuat pertahanan, Brigjen TNI ???????Frega menilai hal tersebut akan menjadi bukti kepada dunia bahwa negara-negara di Asia Tenggara, baik Indonesia, Malaysia, maupun negara lainnya, bisa berkolaborasi untuk membangun kawasan yang damai serta memiliki kemandirian dalam pertahanan.

Dalam pertemuan tersebut, menurut dia, sempat pula disinggung mengenai beberapa hal positif yang sejauh ini sudah dilakukan antara Indonesia dan Malaysia, termasuk dengan keberadaan General Border Committee Malaysia-Indonesia(GBC Malindo) maupun berbagai pertemuan di tingkat tinggi, yang harapannya bukan hanya di level strategis.

Selain itu, Brigjen TNI ???????Frega mengemukakan bahwa dalam pertemuan dibahas keinginan Malaysia dan Indonesia untuk terus membangun kerja sama, baik di bidang pertahanan maupun militer.

Apalagi, pada tahun ini Malaysia sedang menjabat sebagai Ketua ASEAN dan Menhan RI sempat bertemu dengan Menhan Malaysia Datuk Seri Mohamed Khaled Nordin beberapa waktu lalu.

"Jadi, memang ada hubungan yang cukup kuat antara kedua negara. Tentunya ini menjadi sebuah komitmen sebagai negara Asia Tenggara, yang juga kita sebagai tetangga, apalagi kita secara historis satu rumpun, ingin membangun kemitraan," ungkap Brigjen TNI ???????Frega.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.