Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berkat Dukungan Dua Hal Ini, Ekonomi Tiongkok pada Kuartal I-2025 Tetap Tumbuh di Atas 5 persen

6 Rabu, 16 Apr 2025, 16:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berkat Dukungan Dua Hal Ini, Ekonomi Tiongkok pada Kuartal I-2025 Tetap Tumbuh di Atas 5 persen Berkat Dukungan Dua Hal Ini, Ekonomi Tiongkok pada Kuartal I-2025 Tetap Tumbuh di Atas 5 persen Doc: ANTARA/Xinhua/Liu Ying.
Ket. Foto udara yang diabadikan menggunakan drone menunjukkan pengunjung menikmati pemandangan kota di The Stage, dek observasi baru di atas White Magnolia Plaza di Shanghai, Tiongkok (14/4/2025).

JAKARTA – Kinerja perekonomian Tiongkok mengawali tahun ini dengan cukup positif. Di perang tarif dengan Amerika Serikat (AS), Tiongkok masih mampu membukukan pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen pada tiga bulan pertama tahun ini.

Capaian tersebut didukung oleh efek berkelanjutan dari kebijakan makro dan peran yang semakin dominan dari inovasi. Bisa dibilang, Tiongkok sedang melakukan transformasi dari "pabrik dunia" menjadi pusat inovasi global.

Dulu Tiongkok terkenal sebagai negara peniru (imitator), tapi sekarang mereka sudah menjadi penghasil paten terbanyak di dunia sehingga melampaui AS sejak beberapa tahun lalu. Sektor-sektor berbasis inovasi kini mendominasi kontribusi PDB, seperti teknologi digital (TikTok, Huawei, dan Alibaba Cloud; kendaraan listrik (EV) BYD bahkan menyalip Tesla dalam volume penjualan EV global, serta energi hijau (produsen solar panel, baterai lithium, dan turbin angin).

Ekonomi Tiongkok pada periode Januari-Maret tumbuh sebesar 5,4 persen secara riil dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laju ekspansi yang tidak berubah dari kuartal sebelumnya.

Sebagaimana data resmi yang dirilis Rabu (16/4), Tiongkok mencatatkan prospek ekonomi yang cenderung tetap suram di tengah perang tarif yang semakin intensif dengan Amerika Serikat (AS).

Didukung oleh langkah-langkah stimulus, peningkatan produk domestik bruto (PDB) yang disesuaikan dengan inflasi dari ekonomi terbesar kedua di dunia ini melampaui ekspektasi pasar, meskipun terdapat ketegangan dagang dengan Washington.

Angka PDB pada kuartal I-2025 tersebut berada di atas target pertumbuhan sekitar 5 persen yang ditetapkan untuk sepanjang tahun.

Secara kuartalan, PDB Tiongkok pada kuartal pertama 2025 naik 1,2 persen dibandingkan tiga bulan sebelumnya, melambat dari pertumbuhan 1,6 persen pada periode Oktober-Desember.

Biro Statistik Nasional menyatakan ekonomi Tiongkok pada kuartal pertama “memulai dengan baik dan stabil serta mempertahankan momentum pemulihan” berkat efek berkelanjutan dari kebijakan makro dan peran yang semakin dominan dari inovasi.

“Namun, kita harus menyadari bahwa lingkungan eksternal menjadi semakin kompleks dan berat, dorongan terhadap pertumbuhan permintaan domestik yang efektif masih kurang, dan fondasi bagi pemulihan serta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan belum sepenuhnya kokoh,” tambah biro tersebut.

Dua ekonomi terbesar dunia ini telah terlibat dalam perang tarif balasan sejak Presiden AS Donald Trump kembali ke Gedung Putih pada Januari untuk masa jabatan kedua yang tidak berurutan, dengan saling memberlakukan tarif tinggi.

Barang-barang Tiongkok kini dikenakan tarif tambahan sebesar 145 persen saat masuk ke Amerika Serikat, sementara Tiongkok telah menaikkan tarif balasan atas seluruh barang asal AS menjadi 125 persen.

Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang menekankan perlunya menerapkan “kebijakan makro yang lebih proaktif” secara tepat waktu guna merespons “ketidakpastian dalam lingkungan eksternal” dalam pertemuannya dengan para pakar ekonomi dan pengusaha pekan lalu.

Ia berjanji bahwa Beijing akan menjadikan perluasan permintaan domestik sebagai strategi jangka panjang.

Selama periode Januari-Maret, penjualan ritel barang konsumsi naik 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara investasi pada aset tetap (tidak termasuk rumah tangga pedesaan) meningkat 4,2 persen.

Namun, investasi dalam pengembangan sektor properti anjlok 9,9 persen di tengah krisis berkepanjangan di sektor tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.