Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Harga Beras di Zona 2-3, Bapanas Percepat Distribusi SPHP dan Bantuan Pangan

6 Jumat, 06 Nov 2026, 13:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tekan Harga Beras di Zona 2-3, Bapanas Percepat Distribusi SPHP dan Bantuan Pangan Tekan Harga Beras di Zona 2-3, Bapanas Percepat Distribusi SPHP dan Bantuan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan.

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempercepat distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta penyaluran bantuan pangan guna meredam kenaikan harga beras premium dan medium di zona 2 dan 3 sehingga dapat terjangkau bagi masyarakat.

"Langkah ini diambil menyusul kenaikan harga beras premium dan medium di zona 2 dan zona 3," kata Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan di Jakarta, Jumat.

Bapanas memetakan tiga zonasi di wilayah Indonesia zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, NTB, Sulawesi; zona 2 meliputi Sumatra selain Lampung dan Sumsel, NTT, Kalimantan. Sedangkan zona 3 yakni Maluku dan Papua.

"Harga beras premium dan medium di zona 2 dan zona 3 semuanya naik, sedangkan di zona 1 cenderung aman. Karena itu, saya meminta rekan-rekan di daerah untuk mengantisipasinya," ujar Hermawan.

Karena itu, Bapanas meminta pemerintah daerah dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri di 38 provinsi bergerak bersama Perum Bulog mempercepat penyaluran beras SPHP serta bantuan pangan beras yang telah dialokasikan pemerintah.

Dia menyebut pemerintah memiliki modal kuat untuk intervensi karena stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Bulog diproyeksikan mencapai 3,8 juta ton hingga akhir 2026 dan terus mendukung penyaluran program pangan.

Bapanas telah memberikan penugasan tambahan untuk program SPHP beras. Penugasan pertama untuk penyaluran sebesar 828 ribu ton sejak Maret telah 100 persen direalisasikan Bulog sampai minggu keempat September 2026.

Sementara untuk penugasan tambahan SPHP beras yang baru dari Bapanas sudah diterbitkan pada akhir September dan tengah Oktober dengan total sebesar 200 ribu ton. Realisasinya sampai 5 November telah menyentuh 155,3 ribu ton atau 77,6 persen.

Selanjutnya untuk pelaksanaan program bantuan pangan beras periode Oktober-Desember ditargetkan kepada Bulog agar dapat mulai salur pada bulan November ini. Sebelumnya pemerintah telah memutuskan program bantuan pangan beras kembali salur untuk triwulan terakhir pada tahun ini.

Sebelumnya, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan stok pangan nasional tetap aman. Pemerintah, kata dia, akan terus membantu masyarakat yang paling membutuhkan.

"Beras harus terus dijaga kestabilannya. Kondisi global saat ini siaga waspada, namun Indonesia insya Allah aman. Pangan kita kuat, apalagi stok beras tertinggi sepanjang sejarah," kata Amran.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, salurkan stok untuk kepentingan masyarakat melalui SPHP, bantuan pangan, dan program lainnya," tambah Amran.

Bapanas mencatat hasil pemantauan rata-rata harga beras premium dan medium secara nasional per 5 masing-masing berada di angka Rp16.214 per kilogram (kg) dan Rp13.715 per kg. Ketiga harga beras tersebut berasal dari nilai tengah harga dari tiga zonasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.