Korban Terakhir Helikopter Jatuh di Seruyan Kalteng Ditemukan Tim SAR
Jumat, 06 Nov 2026, 13:42 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Humas Polda Kalteng
PALANGKA RAYA, KALIMANTAN TENGAH - Tim search and rescue (SAR) atau pencarian dan pertolongan gabungan menemukan dan mengevakuasi jenazah Serda Heri, kru Helikopter MI-17 yang jatuh di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat.
"Alhamdulillah, satu korban atas nama Serda Heri berhasil dievakuasi dari dalam bangkai Helikopter MI-17," kata Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah Kombes Pol Budi Rachmat dihubungi dari Palangka Raya, Jumat.
Dia menjelaskan proses pencarian dan evakuasi dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan melibatkan tim gabungan dari Ditpolairud Polda Kalimantan Tengah, Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, TNI, Basarnas, dan lainnya.
Jenazah korban ditemukan pada pukul 09.15 WIB setelah tim penyelam melakukan pencarian di dalam bangkai helikopter.
"Untuk proses pencarian, tim menurunkan tiga penyelam dari Ditpolairud dan satu penyelam dari Satbrimob Polda Kalimantan Tengah yang dipimpin Kaur Bin Ops (KBO) Kompol Masriwiyono ke lokasi bangkai helikopter," ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelum Serda Heri ditemukan, dari total delapan kru Helikopter MI-17 yang mengalami kecelakaan, tujuh orang telah berhasil dievakuasi.
Dari tujuh kru tersebut, dua orang dinyatakan meninggal dunia dan lima lainnya berhasil selamat, sedangkan Serda Heri menjadi satu-satunya korban yang masih dalam pencarian.
"Setelah berhasil ditemukan, jenazah Serda Heri langsung dievakuasi dari bangkai helikopter untuk selanjutnya dibawa menuju Kuala Pembuang," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Budi menjelaskan dengan ditemukannya jenazah Serda Heri tersebut, mengakhiri proses pencarian terhadap seluruh kru helikopter yang sebelumnya dilaporkan mengalami kecelakaan di perairan Seruyan.
Selama pelaksanaan operasi SAR hingga proses evakuasi berlangsung, kondisi cuaca terpantau cerah dengan ombak relatif landai dan situasi di lokasi dalam keadaan aman serta kondusif.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur tim gabungan yang telah bekerja sama dalam proses pencarian hingga berhasil mengevakuasi korban," ujar Budi. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!