Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengenal Temerodok, Jajanan Khas Sakra Warisan Manis dari Timur Pulau Lombok

6 Jumat, 06 Nov 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Mengenal Temerodok, Jajanan Khas Sakra Warisan Manis dari Timur Pulau Lombok Mengenal Temerodok, Jajanan Khas Sakra Warisan Manis dari Timur Pulau Lombok Doc: ANTARA/Khansa Fadiyah Asnawi
Ket. Perajin temerodok membentuk adonan secara manual di Sakra, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (31/10).

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT - Sejumlah perempuan terlihat sibuk membentuk adonan temerodok di tengah hiruk pikuk Sakra Pusat, sebuah kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Jemari mereka menari-nari membentuk setiap adonan temerodok menjadi bentuk yang serupa meski dikerjakan secara manual.

Di sebuah toko sederhana milik keluarganya, Eka (37 tahun), bersama tiga perempuan lainnya, masih mempertahankan cara tradisional dalam pembuatan jajanan khas Sakra tersebut.

Proses pembuatan temerodok membutuhkan ketelatenan. Setiap adonan yang telah dibentuk harus melalui proses penggorengan dua kali.

Setelah itu, temerodok didiamkan hingga dingin sebelum memasuki proses pemberian gula. Tahapan demi tahapan tetap berjalan di tengah kesibukan toko melayani pembeli yang terus datang silih berganti.

Suasana itu memperlihatkan bagaimana sebuah jajanan tradisional tetap bertahan di tengah kehidupan masyarakat yang terus bergerak. Di saat berbagai pilihan makanan semakin beragam, temerodok masih memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat yang mengenalnya.

Bagi Eka, membuat temerodok bukan sekadar pekerjaan. Dalam setiap bentuk temerodok yang ia buat, terselip harapan agar keterampilan tersebut tidak berhenti pada generasinya.

"Iya kalau bisa," jawabnya ketika ditanya apakah ingin menurunkan kemampuan membuat temerodok kepada keluarga atau anaknya.

Harapan itu menjadi salah satu cara sederhana untuk mempertahankan keberadaan temerodok, jajanan tradisional yang telah lama dikenal di Sakra. Keterampilan membuat temerodok tidak hanya diperoleh dari resep, tapi juga melalui pengalaman, kebiasaan, dan proses belajar secara langsung.

Warisan berkelanjutan

Bagi sebagian pembuatnya, keterampilan temerodok tidak diperoleh melalui pendidikan formal atau pelatihan khusus. Pengetahuan tersebut mereka dapatkan dengan melihat orang lain bekerja, memperhatikan setiap tahapan, kemudian mencoba mempraktikkannya sendiri.

Pengalaman tersebut tidak hanya dialami Eka yang memperoleh kemampuan membuat temerodok dari keluarganya. Hal serupa juga dialami oleh Mustikawati, penjual temerodok dari Sakra Barat yang telah membuat temerodok sejak 1990-an ketika dirinya masih gadis.

Perempuan berusia 45 tahun itu mengaku dirinya mempelajari keterampilan membuat temerodok dari keluarga dan tetangga dengan memperhatikan cara mereka membuatnya, kemudian mencoba mempraktikkannya sendiri.

Puluhan tahun berlalu, membuat temerodok pun menjadi bagian dari rutinitasnya sebagai ibu rumah tangga. Proses pembuatan temerodok sudah ia hafal di luar kepala hingga tidak ada kesulitan yang berarti baginya.

Bentuk, ukuran, dan warna temerodok pun dapat dengan mudah ia sesuaikan dengan permintaan pembeli.

Pengalaman itu secara tidak langsung menunjukkan bahwa keterampilan membuat jajanan tradisional tidak hanya bergantung pada resep atau bahan yang digunakan, tapi ada keterampilan dan ketelitian yang diwariskan turun temurun oleh warga Sakra.

Meski telah lama menekuni usaha yang sama, baik Eka maupun Mustikawati ternyata menghadapi tantangan yang sama. Keduanya mengaku mulai terbebani dengan perubahan harga bahan baku yang turut mempengaruhi harga jual. Selain itu, semakin banyaknya penjual temerodok menjadi tantangan tersendiri bagi Eka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.