Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Perusahaan RI di AS Jadi Salah Satu Kartu Negosiasi dengan Washington

📅 Senin, 14 Apr 2025, 16:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Perusahaan RI di AS Jadi Salah Satu Kartu Negosiasi dengan Washington Doc: ANTARA/HO-Kemeko Perekonomian
Ket. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/4/2025).

JAKARTA - Amerika Serikat (AS) merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia. Pada 2024, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan sebesar 16,8 miliar dollar AS dengan Amerika Serikat, dengan ekspor utama meliputi elektronik, pakaian dan alas kaki. 

Namun, pada 2025, pemerintahan Presiden AS Donald Trump memberlakukan tarif 32 persen bagi barang impor asal Indonesia, yang kemudian ditangguhkan realisasinya selama 90 hari. Sebagai respons tersebut, Indonesia mengirimkan delegasi tingkat tinggi ke Washington DC untuk menegosiasikan kebijakan Tarif Trump. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomoian Airlangga Hartarto mengungkapkan bakal ada perusahaan Indonesia yang berinvestasi di Amerika Serikat (AS) sebagai bagian dari bahan negosiasi terkait tarif resiprokal AS.

Namun, dirinya tidak menyebut secara rinci nama perusahaan tersebut karena masih bergantung pada hasil negosiasi yang dilaksanakan pada 16-23 April 2025.

"Selain mengundang investasi Amerika di Indonesia, Indonesia juga akan ada perusahaan yang investasi di Amerika, sehingga seluruhnya tergantung dari pada pembicaraan nanti," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (14/4).

Sebagaimana diketahui, Airlangga akan memimpin sejumlah menteri dan kepala lembaga untuk melakukan negosiasi dengan Pemerintah AS di Washington DC pada 16 hingga 23 April 2025.

Ia menyebut beberapa pejabat yang tergabung ke dalam tim negosiasi, di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri RI Sugiono, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu, Wakil Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, hingga Ketua Dewan Komisioner (DK) OJK Mahendra Siregar.

Delegasi tersebut akan menggelar pertemuan dengan berbagai pejabat tinggi AS termasuk perwakilan dari United States Trade Representative (USTR), Kementerian Perdagangan AS (Secretary of Commerce), Kementerian Luar Negeri AS (Secretary of State) serta Kementerian Keuangan AS (Secretary of the Treasury).

Dalam lawatannya nanti, delegasi Indonesia telah mempersiapkan sejumlah paket negosiasi yang akan dibawa dalam perundingan.

Pertama, Indonesia bakal mengajukan revitaslisasi perjanjian kerja sama perdagangan dan investasi atau Trade & Investment Framework Agreement (TIFA).

Kedua, Pemerintah akan memberikan proposal deregulasi Non-Tariff Measures (NTMs) melalui relaksasi tingkat komponen dalam negeri (TKDN) di sektor teknologi informasi dan komunikasi. Kemudian, evaluasi terkait pelarangan dan pembatasan brang-barang ekspor maupun impor AS.

Ketiga yang coba dibawa Indonesia yaitu meningkatkan impor dan investasi dari AS. Hal ini termasuk dengan upaya pemerintah untuk menambah nilai impor dari AS senilai 18-19 miliar dolar AS.

Kemudian keempat, Pemerintah menyiapkan insentif fiskal dan non-fiskal melalui beberapa strategi seperti penurunan bea masuk, PPh impor, atau PPN impor untuk mendorong impor dari AS serta menjaga daya saing ekspor ke AS.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.