Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Semarang Tanggapi Cepat Kerusakan Truk Sampah, Armada Langsung Diperbaiki

📅 Sabtu, 12 Apr 2025, 07:26 WIB | Oleh:
Pemkot Semarang Tanggapi Cepat Kerusakan Truk Sampah, Armada Langsung Diperbaiki Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Kontainer sampah yang rusak parah, langsung ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang dan ditarik ke bengkel untuk diperbaiki, Jumat (11/4).

SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menunjukkan respons cepat dalam menangani persoalan armada pengangkut sampah yang mengalami kerusakan.

Salah satu truk yang sempat viral di media sosial karena kondisi bak kontainernya yang rusak parah, langsung ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang dengan ditarik ke bengkel untuk diperbaiki.

Kepala DLH Kota Semarang, Arwita Mawarti, mengonfirmasi bahwa truk dalam video tersebut memang milik Pemkot. Pihaknya langsung mengambil langkah teknis untuk memperbaiki bagian pelat dinding yang berlubang.

“Benar itu milik Pemkot. Kontainernya langsung kami tarik dan sedang dalam proses perbaikan. Pelat yang bolong akan diganti agar bisa kembali dioperasikan,” jelas Arwita, di Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (11/4).

Ia menyebutkan, memperbaiki kontainer yang rusak menjadi langkah strategis agar pengangkutan sampah tetap berjalan normal tanpa harus menunggu pengadaan truk baru yang memerlukan waktu cukup lama.

“Kalau menunggu pengadaan, estimasinya baru bisa terealisasi pada bulan Juni. Maka dari itu, langkah tercepat adalah melakukan perbaikan lebih dulu,” katanya.

DLH Kota Semarang saat ini mengoperasikan 421 unit truk pengangkut sampah. Namun, sebanyak 170 di antaranya dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari tingkat ringan hingga berat.

“Kerusakan berat umumnya terjadi pada kontainer yang sudah berusia lebih dari lima tahun. Kami sudah mengajukan peremajaan 44 unit dengan alokasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar dari APBD 2025,” terang Arwita.

Untuk menambah kekuatan armada, Pemkot Semarang juga menjajaki kolaborasi dengan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Namun, dukungan yang selama ini diberikan perusahaan masih terbatas pada penyediaan tempat sampah pilah dan gerobak dorong.

“Memang, biaya satu unit kontainer cukup besar, sekitar Rp60 juta, jadi mungkin itu alasan belum ada bantuan dalam bentuk armada baru,” ujar dia.

Meski demikian, Arwita menegaskan pihaknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. Ia berharap perusahaan-perusahaan bisa turut mendukung upaya pemerintah dalam membenahi layanan pengelolaan sampah.

“Semoga lebih banyak pihak swasta yang tergerak. Sementara itu, kami akan terus berupaya mengembalikan seluruh armada ke kondisi layak pakai secepat mungkin agar tidak mengganggu pelayanan,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.