Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kunjungan Wisatawan di Jateng saat Periode Lebaran 2025 Turun, Target 4,5 Juta Tak Tercapai

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 13:30 WIB | Oleh:
Kunjungan Wisatawan di Jateng saat Periode Lebaran 2025 Turun, Target 4,5 Juta Tak Tercapai Doc: koran jakarta/henri pelupessy
Ket. Wisatawan di Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah

SEMARANG - Kunjungan wisatawan selama libur Hari Raya Lebaran 2025 di wilayah Jawa Tengah (Jateng) menurun dibanding tahun 2024. Selain itu wisatawan yang berkunjung juga tidak mencapai target yang ditentukan oleh Pemprov Jateng.

Data dari Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah menunjukkan bahwa kunjungan sementara wisatawan ke berbagai destinasi wisata mulai 23 Maret hingga 7 April 2025 sekitar 3,7 juta.

Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 8 persen dibanding tahun lalu. Selain itu jumlah wisatawan di Jateng selama Lebaran 2025 juga tidak mencapai target yang ditetapkan, yakni 4,5 juta wisatawan.

“Menurun kurang lebih 8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 2024. Namun, Update terbaru (sampai 7 Maret 2025) sebesar 3.716.906 orang,” kata Kepala Disporapar Jateng Agung Hariyadi kepada wartawan, Rabu (9/4).

Agung menilai, turunnya angka kunjungan wisatawan ini karena jumlah pemudik yang kembali ke kampung halaman mengalami penurunan mencapai sekitar 19 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Saat ditanya apakah penurunan ini juga dipengaruhi kondisi ekonomi yang lemah dan turunnya daya beli masyarakat, dia bilang masih perlu dilakukan kajian.

“Kita belum bisa menyimpulkan, karena belum semua DTW melaporkan. Namun, kalau dilihat kecenderungannya, masyarakat lebih memilih tempat wisata terbuka non tiketing dan tempat wisata garden dan wahana permainan,” ungkap dia.

Penyebab lainnya turunnya wisatawan di Jateng ialah pada saat libur Lebaran 2025, masyarakat lebih mengutamakan bersilaturahmi dengan keluarga di daerah asal.

Lalu lokasi kunjungan masyarakat banyak dilakukan di pusat perbelanjaan seperti mal,pusat kuliner dan UMKM, serta ruang terbuka publik non ticketing.

“Seperti di Wonosobo, acara Festival Lebaran dengan balon udara sangat viral, banyak pengunjung, dan itu tanpa tiketing. Kemudian penurunan DTW menurut pengelola juga adanya faktor cuaca hujan yang intensitasnya tinggi,” ungkap Agung

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
ASDP Percepat Penanganan Ke...
Megapolitan
PT KAI: Stasiun Gambir Laya...
Megapolitan
Pemkot Bogor Benahi Kawasan...
Megapolitan
Pemkot Bogor Segera Tata Ka...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 5
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 5
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.