Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Mencatat Jumlah Warga Terserang Chikungunya Jadi 43 Orang

📅 Kamis, 10 Apr 2025, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Mencatat Jumlah Warga Terserang Chikungunya Jadi 43 Orang Doc: ANTARA
Ket. Warga Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Cianjur, Jawa Barat, yang terjangkit chikungunya terus bertambah dan menjalani perawatan di rumah, Kamis (10/4/2025).

CIANJUR– Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mencatat jumlah warga yang terserang chikungunya di Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung bertambah menjadi 43 orang.

Kepala bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cianjur, Frida Layla Yahya, di Cianjur, Kamis (10/4), mengatakan sebagian besar warga sudah mendapat pertolongan medis, yang semula 38 orang bertambah menjadi 43 orang dan menjalani perawatan di rumah.

"Melihat gejala yang dialami kemungkinan besar chikungunya, untuk memastikan kami masih menunggu hasil laboratorium yang keluar Jumat besok," katanya.

Dia menjelaskan, dari 43 orang tersebut, 20 orang di antaranya laki-laki, 17 orang perempuan, dan lima orang anak-anak, sebagian besar menjalani perawatan di rumah dan mendapat pengawasan dari tenaga kesehatan dari puskesmas setempat sampai dinyatakan pulih 100 persen.

Untuk mencegah penularan dan bertambahnya warga yang terjangkit, pihaknya bersama petugas gabungan dari kecamatan, puskesmas, dan aparat desa serta warga sekitar melakukan gotong-royong membersihkan lingkungan serta pengasapan.

"Kami sudah melakukan pengasapan atau fogging di area perkampungan guna membunuh nyamuk penyebab chikungunya serat melakukan bersih-bersih lingkungan mulai dari saluran air dan mengubur barang yang dapat menjadi tempat nyamuk bersarang dan berkembang biak," katanya.

Hal tersebut dilakukan di perkampungan yang letaknya berdekatan sebagai upaya antisipasi terus bertambahnya warga yang terserang chikungunya, serta meminta warga rutin melakukan cek kesehatan di pusat layanan kesehatan terdekat.

Bahkan pihaknya meminta warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat agar tidak mudah terjangkit penyakit saat perubahan musim termasuk demam berdarah, serta rutin membersihkan lingkungan rumah dari genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk.

Sebelumnya Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur mencatat sekitar 38 warga Kampung Cibiuk, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung mengalami gejala atau suspect chikungunya dan sudah mendapat pertolongan medis dan pengawasan dari tenaga kesehatan.

Kepala Puskesmas Bojongpicung Heni Supenti mengatakan dari puluhan orang tersebut ada yang sempat mengalami kelumpuhan sementara terutama anak-anak dengan gejala demam dan badan linu.

"Kami bersama tim dari Dinas Kesehatan Cianjur sudah melakukan uji sampel terhadap beberapa orang warga dan masih menunggu hasil uji laboratorium, dugaan sementara suspect chikungunya," katanya.

Dia menjelaskan sebagian besar warga yang mengalami gejala sejak Jumat (4/4) menjalani perawatan di rumahnya masing-masing, namun beberapa orang sempat menjalani perawatan di puskesmas, sehingga pihaknya memberikan pengawasan ke perkampungan guna memastikan kondisi warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.