Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Barito Utara Dukung Swasembada Pangan

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 21:40 WIB | Oleh:
Pemkab Barito Utara Dukung Swasembada Pangan Doc: ANTARA/Dokumen Pribadi
Ket. Pj Bupati Barito Utara Muhlis (kanab) bersama Pj Sekda Jufriansyah, staf ahli bupati dan kepala perangkat daerah serta ASN lingkup pemkab setempat melaksanakan apel pagi sekaligus halal bihalal di halaman kantor bupati di Muara Teweh, Senin (8/4).

MUARA TEWEH - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, siap untuk mendukung peningkatan Program Swasembada Pangan yang merupakan program nasional dengan mengembangkan komoditi padi dan jagung.

"Untuk itu, saya meminta Dinas Pertanian bekerja lebih keras dan inovatif untuk mengembangkan sektor pangan, khususnya komoditas padi dan jagung,” kata Penjabat Bupati Barito Utara Muhlis di Muara Teweh, Selasa.

Menurut dia, melalui program ini Presiden RI Prabowo Subianto meminta seluruh kepala daerah untuk memastikan hasil panen padi masyarakat dapat terserap dengan baik dan dihargai sesuai standar pemerintah.

Kabupaten Barito Utara, katanya, sebagai salah satu kabupaten penyangga Ibu Kota Nusantara harus mengambil peran aktif dalam mendukung program swasembada pangan.

"Swasembada pangan, khususnya untuk komoditas padi dan jagung, menjadi tugas mulia yang harus dihadapi bersama oleh pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota," kata Muhlis.

Ia meminta agar setiap hasil panen padi masyarakat dapat dibeli oleh pemerintah daerah, dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah, untuk mencegah terjadinya hasil panen yang tidak terjual.

Selain itu dalam menanggapi kondisi perekonomian global yang tidak menentu akibat kebijakan dagang internasional dan adanya efisiensi anggaran.

Dia mengatakan, langkah konkret yang telah dilakukan oleh Pemkab Barito Utara, adalah pelaksanaan pasar murah dan pengendalian inflasi, termasuk dengan menyediakan LPG 3 kg melalui operasi pasar.

Muhlis Juga mengingatkan tentang tantangan global seperti ketidakstabilan ekonomi, PHK massal, dan efisiensi anggaran yang harus disikapi dengan kerja keras, inovasi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kita harus tetap fokus dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan terus mendorong ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan lahan non-produktif,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

55 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.