Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Jakarta Timur Menyurati BBWSCC soal Jalan Longsor di Matraman

📅 Selasa, 08 Apr 2025, 22:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Jakarta Timur Menyurati BBWSCC soal Jalan Longsor di Matraman Doc: ANTARA
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah saat meninjau jalan longsor di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (8/4/2025).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur akan menyurati Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) terkait jalan longsor di kawasan Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur.

"Ya, kita sudah komunikasikan dengan secara tertulis dari pihak kecamatan, Kelurahan sudah menyatakan ini," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur, Iin Mutmainnah, saat meninjau jalan longsor di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (8/4).

Iin menyebut pihaknya juga terus mendorong komunikasi dengan BBWSCC untuk perbaikan akses jalan warga yang longsor.

"Dari tingkat kota pun sudah kita komunikasikan, nanti kita coba ulangi kembali dalam hal kaitan koordinasi lebih lanjut," ujar Iin.

Warga setempat menilai longsor jalan tersebut berawal dari retakan kecil yang tidak cepat ditangani dengan baik.

Ketua Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 03 Kebon Manggis, Rudi Hartono mengaku sudah melaporkan ke Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

"Kejadian hari Sabtu itu retaknya itu, perlahan, dan terus langsung kejadiannya itu tepat di malam hari," kata dia.

Sejak retakan pertama, kata Rudi, pihaknya sudah bersurat melalui kelurahan, kecamatan, dan BBWSCC untuk secepatnya ditangani.

Rudi berharap jalan tersebut segera ditangani karena menjadi akses warga untuk bepergian. Hingga saat ini, warga harus memutar lebih jauh untuk menuju Stasiun Manggarai atau sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.