Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepanikan Pasar Makin Dalam Seiring Tindakan Balasan Tiongkok terhadap Tarif Trump

📅 Senin, 07 Apr 2025, 11:35 WIB | Oleh:

Minyak AS turun di bawah $60 per barel untuk pertama kalinya sejak April 2021 di tengah kekhawatiran resesi global.

Kesepakatan dan Para Sekutu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu -- yang dikenakan tarif sebesar 17 persen, meskipun menjadi salah satu sekutu terdekat Washington -- pada hari Senin dijadwalkan menjadi pemimpin pertama yang bertemu Trump sejak pengumuman minggu lalu.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer memperingatkan dalam tajuk rencana di surat kabar bahwa "dunia sebagaimana yang kita ketahui telah berubah," dan mengatakan status quo akan semakin bergantung pada "kesepakatan dan aliansi."

Batas waktu yang ditetapkan Trump telah memberi ruang bagi beberapa negara untuk bernegosiasi, meskipun ia bersikeras akan bersikap tegas dan pemerintahannya memperingatkan terhadap segala bentuk pembalasan.

"Lebih dari 50 negara telah menghubungi presiden untuk memulai negosiasi," Kevin Hassett, kepala Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih, mengatakan kepada This Week di ABC pada hari Minggu, mengutip Perwakilan Dagang AS.

Vietnam, pusat manufaktur yang menjadikan AS sebagai pasar ekspor terbesarnya pada kuartal pertama, telah menghubungi dan meminta penundaan setidaknya 45 hari untuk mengabaikan tarif 46 persen yang dikenakan oleh Trump.

Aktor yang Buruk

Menteri Keuangan Scott Bessent juga mengatakan kepada Meet the Press di NBC bahwa 50 negara telah menghubunginya.

Namun, mengenai apakah Trump akan bernegosiasi dengan mereka, "Saya kira itu keputusan Presiden Trump," kata Bessent. 

"Saat ini dia telah menciptakan daya ungkit maksimum untuk dirinya sendiri... Saya pikir kita harus melihat apa yang ditawarkan negara-negara tersebut, dan apakah itu dapat dipercaya," kata Bessent. 

Negara-negara lain telah menjadi "aktor jahat dalam jangka waktu yang lama, dan ini bukan hal yang dapat dinegosiasikan dalam hitungan hari atau minggu," katanya.

Peter Navarro, pakar tarif Trump, telah menepis kegugupan yang meningkat dan menegaskan kepada para investor bahwa "Anda tidak akan kehilangan uang kecuali Anda menjual," menjanjikan "ledakan terbesar di pasar saham yang pernah kita lihat."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.