Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemudik di Terminal Bus Harjamukti Cirebon pada Sabtu Masih Sepi

📅 Sabtu, 05 Apr 2025, 16:57 WIB | Oleh:
Pemudik di Terminal Bus Harjamukti Cirebon pada Sabtu Masih Sepi Doc: antara foto
Ket. Calon penumpang bus di Terminal Harjamukti Kota Cirebon, Jabar.

CIREBON - Aktivitas di Terminal Bus Tipe A Harjamukti Kota Cirebon, Jawa Barat, masih terpantau sepi penumpang hingga Sabtu (5/4) siang atau H+4 Lebaran 2025, meski sebagian masyarakat mulai melakukan perjalanan arus balik menuju Jakarta dan sekitarnya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon Andi Armawan mengatakan jumlah penumpang di terminal tersebut mengalami penurunan dibandingkan musim mudik tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan data, jumlah kedatangan penumpang di terminal tersebut tercatat sekitar 4.572 selama periode 23 Maret hingga 4 April 2025. Kemudian untuk keberangkatan yakni sebanyak 4.982 orang.

Ia menyampaikan pada 2024 di periode yang sama, jumlah kedatangan penumpang di Terminal Harjamukti mencapai 5.966 orang dan keberangkatan sekitar 5.670 orang.

“Memang ada sedikit penurunan. Masyarakat saat ini lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau sepeda motor untuk mudik,” katanya.

Ia menyebutkan pilihan masyarakat terhadap moda transportasi umum masih didominasi oleh kereta api dan pesawat, sedangkan penggunaan bus menjadi alternatif terakhir.

Menurut dia, kondisi tersebut berdampak pada tingkat keterisian bus yang berangkat dari Terminal Harjamukti selama masa libur Lebaran tahun ini.

Selain preferensi moda transportasi, Andi menilai keberadaan terminal bayangan di sejumlah titik di sekitar Kota Cirebon turut memengaruhi sepinya aktivitas di terminal resmi.

“Masih ada terminal-terminal bayangan. Ini jadi perhatian kami bersama kepolisian, BPTD, dan unsur lainnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, pihaknya bersama aparat terkait akan menindak tegas perusahaan otobus (PO) yang menaikkan penumpang di luar terminal. Sanksi tersebut bisa berupa pencabutan izin operasi.

Dia mengungkapkan beberapa lokasi, seperti rumah makan atau tempat istirahat di jalur utama kerap dijadikan tempat naik turun penumpang secara ilegal oleh sejumlah PO bus.

“Kami dapat informasi ada PO yang terbiasa berhenti di satu titik, makan, lalu langsung masuk tol. Ini mengurangi fungsi terminal sebagai tempat resmi keberangkatan,” tuturnya.

Ia mengatakan kondisi ini juga menyulitkan petugas untuk melakukan pemeriksaan teknis armada bus atau ramp check, karena kendaraan tidak masuk ke terminal.

“Padahal, terminal sudah dibangun dengan baik dan lengkap. Namun kalau sepi begini, kita jadi kesulitan melakukan pengawasan terhadap keselamatan angkutan,” ucap Andi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Kemenkes Perluas Cek Kesehatan Gratis

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenkes Perluas Cek Keseha...

Aldila Tak Mampu Menerobos Semifinal WTA Ningbo

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Aldila Tak Mampu Menerobos ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.