Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kolaborasi multipihak penting wujudkan perlindungan anak di Cilincing

📅 Jumat, 28 Mar 2025, 16:45 WIB | Oleh:
Kolaborasi multipihak penting wujudkan perlindungan anak di Cilincing Doc: ANTARA/HO-KemenPPPA
Ket. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi.

Jakarta -- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mewujudkan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Cilincing, Jakarta Utara.

"Kolaborasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah diperlukan dalam menciptakan ruang kolaborasi yang kita sebut Ruang Bersama Indonesia ini," kata Arifah Fauzi di Jakarta, Jumat.

Arifah Fauzi menyampaikan KemenPPPA berkomitmen untuk mendukung upaya pemberdayaan masyarakat di Cilincing, Jakarta Utara, melalui program-program yang tepat sasaran.

Menurutnya, kondisi anak-anak di kawasan pesisir menjadi perhatian serius pemerintah. 

Anak-anak ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan ekonomi, risiko putus sekolah, hingga ancaman sosial seperti narkoba, tawuran, eksploitasi, dan pergaulan bebas. Akses pendidikan dan kesehatan yang terbatas juga menjadi hambatan besar bagi tumbuh kembang mereka.

KemenPPPA memiliki tiga program prioritas untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya adalah mendorong hadirnya Ruang Bersama Indonesia (RBI) di setiap desa/kelurahan.

"Kami mendorong pembentukan Ruang Bersama Indonesia (RBI) di Cilincing. RBI bertujuan untuk menciptakan desa/kelurahan yang ideal, bebas dari stunting, kekerasan terhadap anak dan perempuan, serta putus sekolah. Dalam konteks ini, kehadiran Yayasan Pulung Pinasti menjadi sangat berarti. Yayasan ini telah menunjukkan komitmennya dalam memberikan pendampingan, pendidikan, serta perlindungan bagi anak-anak yang hidup di lingkungan pesisir, melalui program-program yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan masyarakat pesisir," kata Arifatul Choiri Fauzi.

Menteri PPPA pun mengajak semua pihak untuk bergerak bersama-sama, mulai dari tingkat keluarga hingga negara untuk mencapai Indonesia Emas 2045.

"Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha sangat diperlukan agar program-program ini semakin berkembang dan menjangkau lebih banyak anak-anak yang membutuhkan. Lemonilo dan Yayasan Pulung Pinasti telah memberikan harapan baru bagi anak-anak untuk memiliki masa depan yang lebih baik," kata Arifah Fauzi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.