Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BSSN bagi kiat agar masyarakat tak terkecoh SMS phishing Lebaran 2025

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 16:00 WIB | Oleh:
BSSN bagi kiat agar masyarakat tak terkecoh SMS phishing Lebaran 2025 Doc: ANTARA/Livia Kristianti
Ket. Wakil Kepala BSSN Komjen Pol A. Rachmad Wibowo dalam konferensi pers di Media Center Kemkomdigi, Jakarta, Selasa (25/3).

Jakarta -- Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) membagikan kiat agar masyarakat tidak terkecoh oleh SMS phishing atau penipuan yang mengelabui korbannya untuk membagikan data sensitif di momen Lebaran 2025.

Wakil Kepala BSSN Komjen Pol A. Rachmad Wibowo di Media Center Kemkomdigi, Jakarta, Selasa, menyebutkan bahwa masyarakat harus memastikan SMS yang diterima benar-benar berasal dari penyedia layanan resmi.

"Terutama saat libur Hari Raya Idul Fitri ini, mungkin banyak promo-promo yang dikirimkan baik melalui WhatsApp maupun melalui SMS, dilihat dengan jelas apakah pengirimannya itu valid. Modus ini cukup canggih karena dia bisa melakukan masking sehingga korbannya tidak menyadari bahwa itu tidak valid," katanya.

Setelah memperhatikan apakah pengirim SMS phishing berasal dari layanan resmi atau bukan, masyarakat juga harus lebih jeli melihat tautan yang dikirimkan.

Pastikan bahwa pengirim SMS layanan resmi tersebut juga menyediakan akses tautan yang tertera di SMS sesuai dengan tautan website resmi yang dimilikinya.

"Misalnya ada bank namanya KRM biasanya perbankan menggunakan (alamat websitehttps yang secure. Pelaku ini juga menggunakan https, tapi biasanya nama banknya dimodifikasi sedikit dan kadang tidak terlihat oleh masyarakat misalnya dia jadi KRM ditambah dengan huruf I jadi KRMI," katanya.

Biasanya masyarakat kerap terkecoh diproses ini dan akhirnya terburu-buru mengklik tautan dan tidak sedikit akhirnya akses layanan resmi korban bisa dikuasai oleh pelaku kejahatan. Maka dari itu diperlukan kehati-hatian dari masyarakat sebelum mengklik tautan-tautan dari SMS yang diterimanya.

Kiat lainnya yang dibagikan Rachmad agar masyarakat tidak terkecoh SMS phishing di momen Lebaran 2025 ialah agar tidak terlalu percaya pada SMS dengan penawaran yang imbalannya terlalu luar biasa untuk dimiliki secara instan.

Masyarakat kadang silau dengan iming-iming luar biasa tersebut, biasanya terkecoh dan berakhir mengklik tautan dan akhirnya membagikan data pribadinya kepada pelaku phishing.

"Ketika masyarakat menyetujui, kemudian dia akan diantar ke page berikutnya, halaman berikutnya. Nah di halaman berikutnya inilah kredensial atau data-data pribadi dari masyarakat dicuri. Dia diminta nomor ATM atau nomor kartu kreditnya, kemudian diminta tiga huruf di belakangnya. Nah pada saat itu sudah dikuasai oleh pelaku," kata Rachmad.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.