Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Perdagangan Satwa Liar, BKSDA Maluku Tingkatkan Pengawasan Selama Angkutan Lebaran

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 21:48 WIB | Oleh:
Cegah Perdagangan Satwa Liar, BKSDA Maluku Tingkatkan Pengawasan Selama Angkutan Lebaran Doc: Antara Foto
Ket. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku meningkatkan pengawasan terhadap peredaran tumbuhan satwa liar (TSL) selama periode angkutan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025.

Cegah Perdagangan Satwa Liar, BKSDA Maluku Tingkatkan Pengawasan Selama Angkutan Lebaran

Ambon, 21/3 (ANTARA) - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Maluku meningkatkan pengawasan terhadap peredaran tumbuhan satwa liar (TSL) selama periode angkutan Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah/2025.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyelundupan dan perdagangan ilegal satwa yang kerap terjadi saat lonjakan arus mudik dan balik.

“Pengawasan ini menjadi bagian dari rencana operasi (Renops) dalam rangka Monitoring Kesiapan dan Pengamanan Angkutan Udara Lebaran 1446 H di Bandar Udara Pattimura Ambon,” kata Polisi Kehutanan (Polhut) BKSDA Maluku Seto, di Ambon, Jumat.

Langkah tersebut dibahas dalam Pertemuan Anggota Komite Keamanan Bandar Udara/Airport Security Committee (ASC) Ke-1 Tahun 2025, yang diselenggarakan oleh PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandar Udara Pattimura Ambon pada Kamis, 20 Maret 2025, di salah satu hotel di Ambon.

Pertemuan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah, maskapai, serta mitra terkait yang tergabung dalam Airport Security Committee (ASC) Bandar Udara Pattimura Ambon.

Sejumlah pemaparan disampaikan oleh Tim Densus 88 Mabes Polri Wilayah Maluku serta para pejabat dari PT Angkasa Pura Indonesia yang membidangi keselamatan dan keamanan penerbangan.

“Diharapkan, pertemuan ini semakin memperkuat koordinasi antarinstansi dalam menjaga keamanan penerbangan, termasuk mengantisipasi potensi penyelundupan satwa liar selama periode Lebaran,” ujarnya.

Selain memperketat pengawasan di Bandara Pattimura, BKSDA Maluku juga akan meningkatkan patroli di pelabuhan dan jalur darat yang berpotensi menjadi jalur keluar-masuk satwa liar secara ilegal.

Langkah ini dilakukan dengan menggandeng aparat penegak hukum, termasuk kepolisian dan Bea Cukai, guna memastikan tidak ada celah bagi para pelaku penyelundupan satwa dilindungi.

Masyarakat juga diimbau untuk melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait perdagangan satwa liar ilegal.

BKSDA Maluku menegaskan bahwa perlindungan satwa bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat untuk menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di wilayah Maluku.

“Kami bersama pihak terkait berkomitmen untuk memperketat pengawasan guna melindungi kekayaan keanekaragaman hayati di wilayah tersebut,” ucap Seto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.