BI Sebut Ketidakpastian Global Tetap Tinggi
📅 Kamis, 20 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiIa menyebut bahwa data penjualan ritel AS mencerminkan pemulihan yang lebih lambat dalam permintaan konsumen, sehingga meningkatkan ekspektasi The Fed akan bersikap dovish selama pertemuan FOMC.
Sependapat dengan BI, Josua memproyeksikan The Fed masih mempertahankan tingkat suku bunga acuannya pada pertemuan kali ini, mempertimbangkan ketidakpastian global yang cukup tinggi terkait dengan kebijakan tarif impor dari pemerintah AS.
Tercatat, penjualan Ritel AS pada Februari 2025 mengalami rebound dari 1,2 persen month to month (mom) menjadi 0,2 persen (mom), namun jauh di bawah perkiraan yang sebesar 0,6 persen (mom).
Adapun Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Maret 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen. Sedangkan suku bunga deposit facility tetap sebesar 5,00 persen, dan suku bunga lending facility juga diputuskan untuk tetap sebesar 6,50 persen.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!