Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ancaman mikroplastik di Kepulauan Seribu (1/2)

📅 Senin, 17 Mar 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Ancaman mikroplastik di Kepulauan Seribu (1/2) Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Sampah berupa sofa di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Jakarta -- Di balik keindahannya, Kepulauan Seribu yang kerap menjadi tujuan wisata ternyata masih harus menghadapi berbagai problematika sampah dan pencemaran lingkungan.

Pemandangan berupa sampah dalam bentuk kasur maupun sofa kerap ditemui di sekitar Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Sampah ini bukan berasal dari penduduk setempat,  sampah-sampah berukuran besar itu merupakan sampah kiriman dari daratan Jakarta.

Penanggung jawab Pesisir Pulau Untung Jawa Suku Dinas Lingkungan Hidup Syarifuddin  mengatakan, sampah dari masyarakat di Pulau Untung Jawa mencapai 3 hingga  5 kuintal per hari.

Sementara sampah kiriman dari Jakarta yang terdampar ke pesisir Pulau Untung Jawa bisa mencapai 10 ton per hari.

Sampah kiriman terbanyak biasanya terjadi pada bulan Maret, April, dan Mei.

Syarifuddin menuturkan sampah kiriman dari Jakarta membuat kewalahan para petugas yang bekerja membersihkan sampah.

"Sampah kiriman dari sungai-sungai di Jakarta  tidak kira-kira banyaknya. Kami mau tidak mau, siap tidak siap, harus kami bereskan hari itu juga," katanya.

Nantinya sampah-sampah dipilah dan ditampung sementara di tempat pembuangan sampah (TPS) Pulau Untung Jawa untuk kemudian secara periodik dibawa ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, terutama untuk sampah residu seperti popok bayi, kemasan makanan, pembalut, tisu basah, atau styrofoam.

Sementara untuk sampah plastik yang masih bernilai ekonomi akan dijual oleh petugas sampah.

Sampah organik akan dijadikan pakan untuk magot yang dipelihara petugas.

Di Pulau Untung Jawa, sejak dua tahun terakhir tidak dilakukan pembakaran sampah karena mesin insinerator yang kurang memadai dan berpotensi menimbulkan polusi udara yang kerap dikeluhkan warga.

Pencemaran mikroplastik di laut

Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) melakukan penelitian untuk melihat adanya pencemaran mikroplastik di Kepulauan Seribu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.