PM Ishiba: AS Perlu Terlibat dalam Perdamaian di Ukraina
📅 Minggu, 16 Mar 2025, 17:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
TOKYO - Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba menekankan pentingnya keterlibatan Amerika Serikat dalam mencapai perdamaian di Ukraina, yang telah berperang dengan Russia selama lebih dari tiga tahun.
Dalam pesan tertulis yang disampaikan dalam pertemuan puncak secara virtual yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, dan dihadiri Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy pada Sabtu (15/3), PM Ishiba juga menegaskan bahwa Jepang tidak akan pernah menoleransi upaya sepihak untuk mengubah status quo dengan kekerasan seperti agresi Rusia terhadap Ukraina, di mana pun di dunia.
"Saat ini, berbagai upaya diplomatik oleh negara-negara termasuk Eropa dan Amerika Serikat terus berlanjut tanpa lelah untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi di Ukraina. Jepang menyambut baik upaya ini,” kata dia dalam pesan yang dirilis Kementerian Luar Negeri Jepang.
Ukraina baru-baru ini menyatakan kesiapan untuk menerima proposal AS untuk gencatan senjata selama 30 hari dengan Russia.
Pemerintah AS yang dipimpin Presiden Donald Trump juga mendesak Moskwa untuk duduk berunding guna menghentikan pertempuran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ishiba telah berjanji untuk melanjutkan bantuan bagi rekonstruksi Ukraina, karena Konstitusi Jepang membatasi pemberian bantuan hanya untuk tujuan nonmiliter. Ant/Kyodo/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!